Pejabat Nakal, Bupati Bilang Tunggu Waktu !
NABIRE - Sejak resmi dilantik pada 17 Februari 2016 (dua bulan lalu), sebagai Bupati Devinitif Kabupaten Nabire, Bupati Isaias Douw, S.Sos.,MAP, mulai menunjukkan kemampuan dan ketegasannya. Tidak tanggung-tanggung, dengan tegas Senin kemarin ia mengatakan, bila ada pejabat
Bagikan
NABIRE - Sejak resmi dilantik pada 17 Februari 2016 (dua bulan lalu), sebagai Bupati Devinitif Kabupaten Nabire, Bupati Isaias Douw, S.Sos.,MAP, mulai menunjukkan kemampuan dan ketegasannya. Tidak tanggung-tanggung, dengan tegas Senin kemarin ia mengatakan, bila ada pejabat nakal dan tidak koordinasi dengan kepala daerah menyangkut kegiatan, maka tunggu waktu. Tunggu waktu disini, dimaksudkan siap untuk diganti.
Dikatakan Bupati Douw, kepada media ini kemarin, ada pejabat atau staf dibawa Bupati Nabire yang melaksanakan kegiatan namun pelaksanaan di lapangan lain dan tidak dilaporkan benar kepada pimpinan. Ketika ada pejabat, entah dari dinas ataupun badan yang sewenang-wenang di lapangan tanpa diketahui bupati, maka yang bersangkutan dianggap tidak mematuhi aturan yang ada dan siap tunggu waktu. “Ini saya akan catatan, siapa dia jangan menyesal dan siap tunggu waktu untuk diganti. Jadi masyarakat jangan percaya karena itu merusakan sistem yang telah ada dan dibangun selama ini. Bupati selaku kepada daerah dan kuasa pengguna anggaran tidak menginginkan hal itu,” tandasnya ketika ditemui media ini di ruang kerjanya sore kemarin.Lanjut terang Isaias, sejauh ini ada sekelompok pejabat yang tanpa koordinasi kepada atasan dalam hal ini Bupati Nabire, contohnya telah melakukan pergantian dan pemilihan kepala kampung dan lainnya itu selanjutnya akan ditindak tegas. “Ini yang punya wilayah kekuasaan adalah bupati, semestinya harus laporkan ke bupati selaku kepada daerah, karena jelas ketika ada apa-apa yang bertanggung jawab adalah bupati, bukan lainnya. Namun sejauh ini berjalan terus tanpa koordinasi dengan bupati, sehingga sekali lagi saya katakan tinggal tunggu waktu,” tegasnya kembali.Untuk itu, kata Bupati Douw, kepada masyarakat yang ada di daerah ini dan kepala-kepala kampung khususnya untuk tetap pada tepatnya. Artinya, sejuah ini belum ada pergantian, pejabat atau Kakam lama masih sah menjawab dan terkait pergantian dan pemilihan Kakam itu pasti dalam waktu dekat akan turun petunjuk resmi bupati, barulah dilaksanakan pergantian ataupun pemilihan, kemudian akan dikeluarkan SK pelantikan oleh Bupati Nabire. “Yang keluarkan SK pejabat di daerah itu Bupati Nabire, ini yang harus diamankan di lapangan. Jangan karena ada petunjuk dari si ini dan itu, karena semua itu adalah bawahan bupati selaku kepala daerah, dan terkait semua ini (kabinet) tentunya bupati mengetahui semuanya, tinggal kita sesuaikan dengan keadaan dan kondisi daerah termasuk keuangan daerah serta sesuai dengan visi, misi Kabupaten Nabire yang kita laksanakan kedepan,” akhir Bupati Isaias.(wan)
Bagikan artikel ini



