NABIRE – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mempertanyakan realisasi bantuan pendidikan kepada mahasiswa asal Nabire dan asrama di beberapa kota studi di dalam Provinsi Papua dan di luar kepada Pemerintah Kabupaten Nabire. PDIP juga mempertanyakan biaya pendidikan kepada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Cenderawasih (Uncen) Kelas Nabire.PDI Perjuangan melalui Fraksi PDIP dalam Pemandangan Umum Fraksi yang dibacakan H Moh Iskandar saat Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nabire tahun anggaran 2018, Sabtu (29/6), mempertanyakan relisasi perhatian pemerintah daerah terhadap mahasiswa asal Kabupaten Nabire, bantuan pendidikan dan asrama Pemda Nabire di Papua dan beberapa kota studi diluar Provinsi Papua. Karena, hal ini sudah dikeluhkan mahasiswa selama ini.Partai berlogo Kepala Banteng moncong putih lewat fraksi di dewan juga mempertanyakan perhatian pemerintah daerah terhadap mahasiswa PGSD Uncen Kelas Nabire di Kampung Bumi Raya, Nabire Barat.Bupati Nabire, Isaias Douw dalam tanggapannya mengatakan bantuan pendidikan berupa beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Nabire sudah dilaksanakan dalam tahun anggaran 2018 lalu. Sedangkan pembangunan asrama bagi mahasiswa asal Kabupaten Nabire di Kota Jayapura, telah dilaksanakan dalam tahun anggaran 2019 ini. Pembangunan dan rehab asrama mahasiswa asal Nabire di Kota Jayapura dalam proses lelang.Isaias Douw menambahkan Pemerintah Kabupaten Nabire akan membangun asrama baru di Padang Bulan, Abepura. Untuk kegiatan rehab, Pemkab Nabire akan merehab asrama di Tanah Hitam.Sementara untuk bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa PGSD di Kelas Nabire, Bupati Isaias pesan akan menjadi perhatian pemerintah pada tahun mendatang.Keluhan mahasiswa asal Nabire soal bantun pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Nabire dan pemondokan berupa asrama sudah dikeluhkan selama beberapa tahun terakhir ini. Mahasiswa asal Nabire di beberapa kota studi merasakan tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah ketika menyaksikan teman mahasiswa dari kabupaten lain menerima bantuan pendidikan dari pemerintah di daerah asal.Anggota dewan, H Moh Iskandar secara terpisah mengatakan, sekalipun sudah dijawab oleh Bupati Nabire soal bantuan pendidikan dan asrama bagi mahasiswa asal Nabire di beberapa kota studi tetapi tidak puas. Karena, penjelasannya tidak memuaskan dan tidak terperinci.(ans)