MIMIKA - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Willem Wandik - Aloysius Giyai dalam penutupan debat pertama, Sabtu (19/10/24) lalu di Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah, berpesan bahwa apa yang disampaikan oleh semua Paslon akan menjadi rumusan bersama untuk Papua Tengah lima tahun kedepan.

Willem Wandik menegaskan, Garuda tidak boleh goyang! "Garuda goyang maka rakyat akan goyang. Simbol garuda merupakan simbol pemimpin. Jangan kiri kanan, kalau kiri maka semua akan ikut dan goyang di tempat itu, begitupun sebaliknya. Maka garuda harus tetap stabil untuk mengayomi masyarakat Papua Tengah. Karena dalam keadaan nyaman, investasi akan masuk dan juga akan nyaman untuk membangun Papua Tengah," tegas Wandik.

Dalam penutupan tersebut calon wakil gubernur nomor urut 4, Aloysius Giyai menambahkan, Wandik-Giyai sudah menjadi orang tua yang baik dan adil selama negara memberikan kepercayaan sekian tahun kepada mereka berdua.

"Willem Wandik sudah menjadi bupati selama sepuluh tahun dan saya menjadi kepala OPD selama 18 tahun di Provinsi Papua. Kami rindu pada hal yang pernah kami lakukan bersama seluruh rakyat untuk letakan pondasi, kalau masih ada hal yang kurang kami mengajak ke tiga Paslon lainnya untuk kita rumuskan dan kerjasama membangun Papua Tengah kedepan," tambah Giyai.

Aloysius Giyai juga mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di Papua Tengah, baik orang Papua asli dan masyarakat nusantara lainnya dari suku manapun untuk bersatu menuju Papua Tengah cerah dengan inovasi dan kolaborasi.(pal)