Paslon MESRHA Akan Lestarikan Budaya dan Adat Papua
NABIRE – Paslon nomor urut 2, Mesak Magai dan Burhanuddin Pawennari (MESRHA) akan melestarikan budaya dan adat orang asli Papua. Hal ini disampaikan Cawabub Burhanuddin Pawennari, menjawab pertanyaan panelis soal langkah kongkrit yang akan dilakukan untuk melibatkan dan melindungi hak-hak budaya masyarakat adat di era modern, saat debat perdana, beberapa waktu lalu.

NABIRE – Paslon nomor urut 2, Mesak Magai dan Burhanuddin Pawennari (MESRHA) akan melestarikan budaya dan adat orang asli Papua. Hal ini disampaikan Cawabub Burhanuddin Pawennari, menjawab pertanyaan panelis soal langkah kongkrit yang akan dilakukan untuk melibatkan dan melindungi hak-hak budaya masyarakat adat di era modern, saat debat perdana, beberapa waktu lalu.
“Memang saat ini Nabire menjadi ibukota Provinsi Papua Tengah. Secara langsung semua mempengaruhi. Bukan hanya sosial budaya, termasuk di bidang politik, ekonomi, sosial budaya termasuk di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar dia.
Terkait dengan sosial budaya, jawab Burhanuddin Pawennari, dirinya anak lahir besar di Nabire. Yang jelas pihaknya akan tetap mempertahankan budaya-budaya orang asli Nabire, orang asli Papua.
“Kita berada di Nabrie bukan untuk mencaplok adat-adat orang Papua. Kita tetap menghargai apa yang menjadi hak-hak dasar atau adat-adat asli orang Papua. Karena kalau kita tidak buat seperti itu nanti rentan terjadi konflik antara Non OAP dengan OAP,” tuturnya.
Jika dirinya diijinkan Tuhan menjadi Wakil Bupati Nabire, dengan latar belakang dari kepolisian, dirinya akan membantu Bupati Nabire untuk betul-betul bagaimana bekerja maksimal agar hak-hak adat orang Papua dan budaya orang Papua tetap lestari.
“Kami orang pendatang menghargai, hak-hak adat dan budaya orang Papua harus kita terima dengan baik, jaga dengan baik, bila perlu kita ikut melestarikan,” ujarnya. (ppn)
Bagikan artikel ini



