NABIRE – Pasangan Calon (Paslon) Deky Kayame, SE dan Drs. Adauktus Takerubun dikenal DEKAT dalam kampanye tertutup, Sabtu (14/11) kemarin, berjanji akan membuat perubahan di Kabupaten Nabire, ketika Paslon ini dipercaya masyarakat dan terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 9 Desember 2015 mendatang.    Dikatakan Deky Kayame dihadapan ratusan warga kerukunan Sulawesi Utara dan Halmahera ketika pertemuan terbatas dan pengukuhan tim relawan ini, kami pasangan Dekat siap membawa perubahan untuk kabupaten Nabire. Dimana, kita ketahui Nabire ini daerah subur, dan dulu pernah dijuluki sebagai kota singkong hingga kota emas. Namun, lanjutnya, belakang ini Kabupaten Nabire mendapat julukan sebagai kota sampah. Sehingga Paslon DEKAT ketika dipercaya oleh masyarakat dan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati, tentunya akan membersihkan sampah-sampah ini dan mengembalikan kejayaan Kabupaten Nabire. “Kita ada disini karena 2 hal, pertama karena kita merupakan ciptaan Tuhan dan kedua karena kita dari atau merupakan satu kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dari Sabang sampai Merauke ada di Nabire ini. Untuk itu dimana tanah yang kita pijak, tentunya langit kita junjung,” terang Deky dan diberi aplaus oleh sejumlah masyarakat Sulawesi Utara dan Halmahera yang hadir pada kesempatan itu.Untuk itu, tambahnya mari yang jauh mendekat dan yang telah dekat merapat serta yang sudah bergabung dengan Paslon dan tim DEKAT kita sama-sama bersatu untuk berjuang demi suatu perubahan Kabupaten Nabire kedepan yang lebih baik lagi.Banyak hal yang disampaikan oleh Deky Kayame dan ditambahkan oleh calon wakil bupati A. Takerubun pada kesempatan itu, baik visi misi dan program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan. Ada yang menarik, yakni terkait dengan masalah Aids dan minuman keras (Miras). Dimana pasangan ‘DEKAT’ dengan seloga Merakyat ini berjanji akan memerangi dan memberantas kedua hal tersebut, termasuk menyangkut soal reformasi birokrasi dan persoalan daerah lainnya seperti masalah tanah.(wan)