Paslon 1: Pendidikan Berada di Bawah Garis Kemiskinan
NABIRE - Debat 1 Kabupaten Nabire, Paslon pertama berbicara soal kesejahteraan dan pendidikan. "Berbicara soal pendidikan kita ini sangat di bawah garis kemiskinan, angka kemiskinan dan angka anak-anak tidak sekolah mencapai 11.355 data statistik kita (Badan Pusat Statistik)," Hal ini dikatakan Calon Bupati Nomor Urut 1 Nabire, Martinus Adii, dalam debat pertama yang dilaksanakan KPU Nabire di Auditorium RRI, Rabu (16/10/2024) sore.

NABIRE - Debat 1 Kabupaten Nabire, Paslon pertama berbicara soal kesejahteraan dan pendidikan. "Berbicara soal pendidikan kita ini sangat di bawah garis kemiskinan, angka kemiskinan dan angka anak-anak tidak sekolah mencapai 11.355 data statistik kita (Badan Pusat Statistik)," Hal ini dikatakan Calon Bupati Nomor Urut 1 Nabire, Martinus Adii, dalam debat pertama yang dilaksanakan KPU Nabire di Auditorium RRI, Rabu (16/10/2024) sore.
Kita sudah sampai ke pelosok dan kita temukan di sana, sekolah-sekolah dimana rusak, sekolah-sekolah gurunya tidak ada, bahkan hamba Tuhan ikut mengajar di situ.
"Berbicara tentang kesehatan, rumah sakit kita hari ini orang menangis di bawah apotik, dimana obat-obatan kita ditaruh di apotik, yang dimana pemilik 1-2 orang dan dijadikan lahan bisnis hari ini," ucapnya.
Dirinya menambahkan, akan membangun Sport Center, pemuda Nabire potensi-potensi menjanjikan, karena itu Paslon nomor 1 akan membangun stadion berskala nasional seperti stadion Lukas Enembe di Jayapura, begitu juga dengan kesenian dan juga budaya.
Martinus Adii menegaskan, wisata laut kita sangat menjanjikan, kita punya hiu paus dan kita punya potensi laut yang sangat cukup luar biasa.
Dalam visi-misinya juga, Paslon nomor urut 1 menyampaikan, dengan Nabire aman, dua tahun atau tiga tahun investor akan masuk ke Nabire dan mereka akan membuka perusahaan-perusahaan atau wisatawan akan masuk dan ekonomi akan bergerak.(edi)
Bagikan artikel ini



