Pasca Kebakaran, Kadisdik Pendidikan Tinjau SD YPK Sion
NABIRE - Pasca kebakaran, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer dan sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di SD YPK Sion Nabire, Kamis (18/07/24) sekitar pukul 00.30 WIT.

NABIRE - Pasca kebakaran, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer dan sejumlah pejabat dari Dinas Pendidikan meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di SD YPK Sion Nabire, Kamis (18/07/24) sekitar pukul 00.30 WIT.
Kunjungan ini dilakukan oleh Kadisdik beserta jajaran, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa sekolah tersebut. Akibat dari kebakaran tersebut, sejumlah fasilitas terlihat rusak parah, terutama beberapa bangunan sekolah, sehingga tentu sangat mengganggu proses belajar mengajar yang saat ini masuk dalam tahun ajaran baru 2024.
Terlihat juga, Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin, yang datang bersama-sama dengan Kadisdik Nabire, dimana Wakil Bupati Nabire juga menyampaikan keperihatinan yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi.
"Kami sangat berduka atas kejadian ini. Pemerintah Kabupaten Nabire akan segera mengambil langkah-langkah untuk membantu pemulihan dan memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan kembali," ujarnya.
Dirinya menekankan, agar para guru tetap bersemangat dan tidak membiarkan kejadian ini menimbulkan trauma bagi anak-anak. Anak-anak sangat membutuhkan dukungan dan semangat dari bapak dan ibu guru untuk bisa bangkit dari kejadian ini.
Hal senada juga disampaikan Kadisdik Dina Pidjer, dimana dirinya mengatakan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengatasi dampak dari kebakaran ini.
"Kami akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses rehabilitasi sekolah ini. Anak-anak kita harus tetap mendapatkan pendidikan yang layak meskipun dalam situasi sulit seperti ini," katanya.
Dirinya juga mengisahkan tentang peristiwa bom Hiroshima. Beliau mengingatkan kembali tentang pentingnya peran guru dalam membangun kembali semangat belajar.
Ketika Perdana Menteri Jepang bertanya, adakah guru yang tersisa dari ledakan bom Hirosima? Hal ini tentu karena selama masih ada guru, Nabire akan bisa terus maju dan membangun masa depan lewat dunia pendidikan.
Sementara itu, pihak yayasan dan sekolah menyambut baik kunjungan dari pemerintah daerah ini. Kepala SD YPK Sion, Johan M. Pattinasarany, S.Pd, mengucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Dimana, kunjungan ini memberikan semangat baru bagi semua.
Dirinya yakin, dengan bantuan dari pemerintah dan masyarakat, SD YPK Sion dapat bangkit kembali dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak dan juga warga masyarakat Nabire.Dari kejadian tersebut, dapat disimpulkan bahwa akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di lingkungan sekolah.
Pemerintah Kabupaten Nabire berkomitmen untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan bencana, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(cad/ist)
Bagikan artikel ini



