NABIRE – Pasca atau setelah pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2019, 17 April kemarin khususnya di wilayah hukum Polres Nabire yang membawahi 2 kabupaten, masing-masing Kabupaten Nabire dan Dogiyai secara umum aman dan kondusif.Hal ini seperti ditegaskan Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK, ketika ditemui di areal Bandara Nabire usai meninjau langsung terbakarnya Kantor UPBU Douw Aturure Nabire, Selasa siang.Dikatakan Kapolres, hingga saat ini kota Nabire masih aman dan sangat kondusif meskipun masih ada kegiatan Pemilu lanjutan atau Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Nabire.Sementara itu untuk situasi di Kabupaten Dogiyai, lanjut mantan Kapolres Supiori ini, sesuai informasi dari Kabag Ops Polres Nabire yang memimpin anggota dalam pengamanan di sejumlah TPS di Dogiyai juga demikian, alias aman dan kondusif.Terkait pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Dogiyai, tambah Sonny Nugroho, dirinya telah menerima laporan dari 10 distrik yang telah melaksanakan pemungutan suara, sebanyak 7 distrik sudah menggelar pleno tinggal menunggu 3 distrik lainnya. Sedang untuk Kabupaten Nabire, dari 15 distrik yang ada sesuai informasi yang ada sebanyak 3 distrik telah memplenokan hasil pemilihan umum, baik itu Pilpres maupun Pileg, yakni Distrik Wanggar, Teluk Kimi dan Nabire Barat, sisanya menyusul termasuk sambil menunggu pelaksanaan PSU di 3 TPS, yang telah dilaksanakan hari ini (kemarin, red) dan 3 TPS lainnya menyusul sekitar hari Jumat atau Sabtu nanti.Jadi secara umum, tegas Kapolres Sonny Tampubolon, situasi dan kondisi daerah di wilayah hukum Polres Nabire aman dan kondusif, tanpa adanya gangguan yang berarti.(wan)