NABIRE - Pasca pelarian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Nabire pada Senin, (02/05/2025) siang, Kapolres Nabire ungkap personil saat ini sudah tersebar untuk upaya pencarian 19 WBP yang melakukan pelarian. 

Hal itu disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu, S.I.K., kepada awak media. “Mulai dari Senin setelah kejadian, personil Polres Nabire, personil Polda Papua Tengah dan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) sudah langsung menyebar anggota untuk melakukan upaya pencarian,” katanya.

Dirinya menambahkan, upaya penyekatan yang dilakukan di KM 100 Pospol Siriwo itu sudah dilaksanakan dari Senin siang kemarin. Pukul 14.00 WIT hingga saat ini masih melakukan penyekatan pemeriksaan. 

Demikian juga di Pospol Uwapa masih melakukan penyekatan pemeriksaan. "Tim kami yang bergabung dengan rekan-rekan dari TNI dan Satgas juga sementara penyebaran personil di lapangan, baik dari belakang Lapas sampai menuju ke belakang Batalyon 753 Nabire," ungkap Kapolres Nabire.

"Pada prinsipnya semua informasi yang kami dapatkan baik dari rekan-rekan Satgas ODC maupun informasi yang kami dapatkan dari saudara-saudara masyarakat yang melihat keberadaan mereka, karena DPO sudah diterbitkan dan dikeluarkan oleh Lapas," tambahnya.

Kapolres mengatakan informasi-informasi ini sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak WBP yang melakukan pelarian dan upaya pencarian akan terfokuskan kepada 19 WBP yang melarikan diri.

AKBP Samuel mengungkapkan, sampai saat ini juga masih melakukan upaya pemeriksaan kepada tiga Narapidana yang beberapa waktu lalu berupaya untuk kabur tetapi dicegat oleh petugas Lapas. Sementara mereka akan diintograsi di Polres Nabire agar bisa diketahui apa motif mereka. 

Dirinya berharap agar kejadian ini bisa cepat diungkap, bersinergi bersama untuk mencari tau keberadaan para pelaku dan menangkap mereka kembali.(joseph)