NABIRE - Mungkin ucapan atau kata yang tidak terlalu naif ketika para pelanggan listrik di negeri tercinta dan masyarakat yang ada di daerah ini menyampaikan hal tersebut, lantaran selama sehari kemarin, sejumlah wilayah pada jaringan listrik seperti di daerah Kalibobo, Kotalama dan sekitarnya padam alias tidak ada aliran listrik. “Listrik dari tadi pagi mati/padam sampai sekarang (jam 8 malam kemarin, red), PLN dong lupa kasi nyala ka apa nie. Parah sekali, kataya Presiden Jokowi mau datang kesini resmikan, kalau betul wah bisa kacau jadinya, dong ada kerusakan kah,” ucap seorang warga di bilangan Kotalama, Rabu sekitar petang hingga malam kemarin. Sumber lain yang dapat dipercaya juga menyebutkan, kita 1 hari ini tra (baca: belum) mandi. Air habis tante di penampung dan bak mandi rumah. “Kita tidak masak juga ini,” kata dia. “Pantasan, kelihatan," canda tante, penjual gorengan dan nasi kuning itu, sambil tersenyum. Ah tante ini bisa saja. “Jam berapa listrik menyalah e, tong mau kerja kah atau mau bikin apa-apa jadi tra bisa aley,” ketusnya. Sebentar juga menyalah. “Dong (PLN) lupa kasi menyalah saja itu. Sabar, nanti juga terang," tambah ibu yang kerap disapa tante, nasi kuning ini. “Atau pi beli genset sudah, baru suruh PLN bayar...hehehe,” tawa dia dengan nanda tanya. Di tempat terpisah, warga lain mengeluhkan hal yang sama. Meskipun dengan berharap sedikit, kiranya ganggu atau hambatan yang dialami pihak PLN rayon Nabire cabang Manokwari yang akan berencana naik statusnya menjadi areal ini terus berbenah. “Kita sebagai pelanggan yang baik kita harus sabar, mungkin mereka (PLN) lagi ada melakukan perbaikan jaringan listrik. Ya semoga saja cepat tuntas persoalan listrik di daerah ini, apalagi di bulan Desember besok,” harapnya. Robi, sebelumlah demikian namanya. Dia pun berharap sama. Jadi suatu kebanggan tersendiri ketika masalah listrik di Kota Singkong ini dapat menjadi terang benerang. Maksud sudah tidak menjadi masalah dikemudian hari. Ini pun tentunya harapan kita semua yang ada di Nabire ini. Dari sejumlah ilustrasi cerita sepenggal diatas, mungkin awak media ini dapat menarik kesimpulan diantaranya, terkait soal pemadaman listrik, kiranya jauh hari atau sebelum ada pemadaman pihak terkait bisa menyampaikan kepada pelanggan atau publik sehingga ada persiapan warga untuk mengantisipasinya. Kedua, terkait harapan semua pelanggan listrik di daerah ini khususnya kiranya ada langkah maju dan terbaik dari pihak PLN Nabire untuk melakukan perbaikan dan perubahan dalam peningkatan pelayanan kepada pelanggan maupun warga di daerah ini. Terkait itupun, pelanggan jangan juga egois. Artinya, kewajiban bagi pelanggan untuk membantu dan tentunya mendukung pihak PLN Nabire juga harus diwujudnyatakan, seperti membayar listrik tepat pada waktunya atau menyelesaikan tunggakan yang ada selama ini serta warga masyarakat jangan melakukan kecurangan dengan menyambung listrik tanpa melalui meteran ataupun diketahui pihak PLN.(wan)