NABIRE - Dinas Kepemudaan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Provinsi Papua Tengah kembali membentuk panitia untuk kedua kalinya dalam rangka memaksimalkan kolaborasi kepemudaan. Pembentukan panitia ini diproyeksikan menjadi wadah tunggal untuk menyinergikan potensi delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah dalam bidang kepemudaan.

Kepala Disporaparekraf Provinsi Papua Tengah, Jem Telenggen, SE., M.AP, menjelaskan bahwa panitia yang baru dibentuk ini akan memegang peranan vital sebagai pihak yang secara langsung berkoordinasi dan mengintegrasikan seluruh program kepemudaan. "Ini adalah pembentukan panitia yang kedua. Panitia ini nanti akan menjadi satu wadah untuk kolaborasi antara kabupaten-kabupaten yang ada," ujar Jem Telenggen saat ditemui Papuapos Nabire di Cafe Swameka, Kamis (30/10/2025).

Ditegaskannya, bidang kepemudaan merupakan tugas pokok dan fungsi Disporaparekraf, sehingga mereka yang akan memimpin koordinasi dengan melibatkan semua delapan kabupaten/kota di Provinsi Papua Tengah. Panitia yang terbentuk akan melibatkan perwakilan dari kabupaten-kabupaten tersebut.

"Nanti kita hadirkan mereka juga terlibat dalam kepanitian sehingga merekalah yang tahu anak-anak yang punya potensi, punya sumber daya yang sudah ada di daerahnya masing-masing," tambahnya. Keterlibatan perwakilan daerah ini sangat penting untuk menjaring dan mengumpulkan pemuda berpotensi.

Program ke depan, sesuai arahan gubernur, melaksanakan kegiatan secara merata di delapan kabupaten. Jem Telenggen berharap melalui panitia ini, kegiatan yang dilakukan dapat menjangkau seluruh wilayah dan pemuda di Provinsi Papua Tengah, bukan hanya terpusat di satu daerah saja.

Harapan besar disematkan kepada para pemuda dan pemudi di provinsi baru ini. "Harapan kita pemuda dan pemudi Provinsi Papua Tengah ini menjadi agen perubahan," tegas Jem Telenggen. Agen perubahan di sini diartikan sebagai sosok yang mampu membawa pengaruh positif di lingkungan mereka berada.

Ia menutup dengan visi perubahan pola pikir di kalangan pemuda. "Pola ini kita mau ubah. Mulai satu orang datang dengan niat yang positif atau memberikan warna beda untuk merubah daerahnya dengan hal-hal yang positif yang dia miliki pasti akan berdampak di lingkungannya," harapnya, menekankan pentingnya peran pemuda dalam memerangi pengaruh negatif.(sam)