Bupati Elvis Tabuni : Kabupaten Puncak Saat Ini Menghadapi Tantangan Besar


PUNCAK - Kedatangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI. Bambang Trisnohadi di Bandara Gordon Larson Aminggaru Ilaga, Selasa (19/08/25) Pukul 07.30 WIT, disambut langsung, Bupati Puncak Elvis Tabuni SE. MM , Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, SE.,Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, S.IP., Plt. Sekda Nenu Tabuni S.Sos ., Dansatgas Rajawali II Kolonel Inf., Dandim 1717/Puncak Letkol Inf. Himawan Ady Susanto., Danyon Satgas Yonif 700/WYC Letkol Inf. Heraldo Tabansonda., Kapolres Puncak Kompol. Mardi Marpaung S.Sos., Pjs. Kasdim 1717/Puncak Mayor Inf. Inra Surya., Kapos Elang V Mayor Inf. Kadek Sucipta., Dansektor 2 Kopasgat Lettu Pas. Irfan Fakhrisham S.Tr (Han)., Danpos Kopasgat Letda Pas. Richo Hamdan P., serta sejumlah Pimpinan OPD Kabupaten Puncak.  

Kedatangan Pangkogabwilhan III ke Kabupaten Puncak, dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah Kabupaten Puncak, serta memberikan bantuan kepada para pengungsi akibat dari konflik sosial antara TNI-Polri dengan OPM wilayah Kabupaten Puncak. Kedatangan Pangkogabwilhan III beserta rombongan menggunakan Pesawat Smart Air PK-SNI dan Pesawat Smart Air PK-SNF.  

Setelah tiba di Bandara Ilaga, Pangkogabwilhan Letjen TNI Bambang Trisnohadi beserta rombongan langsung menuju Pos Gome 700/WYC untuk melakukan kegiatan berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat Puncak.

Dalam sambutannya, Bupati Puncak Elvis Tabuni, SE.,MM mengatakan, atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Puncak, dirinya menyampaikan selamat datang kepada Panglima beserta rombongan. kehadiran Pagkogabwilhan III ditengah-tengah masyarakat Puncak merupakan suatu kehormatan dan juga bukti perhatian negara terhadap situasi yang sedang dihadapi. 

“Sebagaimana kita ketahui bersama, Kabupaten Puncak saat ini sedang menghadapi tantangan besar dengan adanya masyarakat yang harus mengungsi akibat gangguan keamanan. tercatat ada Sembilan distrik yang terdampak bencana konflik sosial,”ungkap Bupati Elvis. 

Lanjutnya, dari Distrik-distrik tersebut, terdapat 48 kampung yang ikut mengalami dampaknya. akibat kondisi ini, ada sekitar 7.943 jiwa masyarakat Puncak yang terpaksa harus mengungsi dan meninggalkan kampung halamannya. lebih luas lagi, terdapat sekitar 43.167 jiwa masyarakat yang ikut terdampak secara langsung maupun tidak langsung dari konflik sosial ini.

Menurut Bupati, kondisi ini tentu sangat memperihatinkan, data tersebut menggambarkan betapa berat penderitaan yang sedang dialami masyarakat. Namun, di tengah keterbatasan, pemerintah daerah terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengungsi, baik melalui penyediaan tempat penampungan sementara, bantuan pangan, layanan kesehatan.

“Kami menyadari bahwa keterbatasan kami sangat besar. oleh sebab itu, kunjungan bapak panglima hari ini menjadi penguatan semangat bagi pemerintah daerah dan juga masyarakat kami, bahwa negara hadir untuk melindungi setiap warganya tanpa terkecuali,”ujarnya. 

Dirinya berharap, melalui kunjungan ini akan ada sinergi lebih erat antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan semua pihak terkait, agar kondisi keamanan dapat dipulihkan, masyarakat bisa kembali ke kampung halamannya, serta pembangunan bisa berjalan dengan baik. masyarakat puncak pada dasarnya rindu untuk hidup dengan damai, aman, dan sejahtera, mereka ingin kembali berkebun, bersekolah, beribadah, dan membangun kehidupan dengan tenang. untuk itu, dirinya selaku Bupati Kabupaten Puncak menitip harapan, agar Panglima bersama jajaran bisa membantu menciptakan rasa aman yang lebih nyata di daerah ini.

“Terima kasih atas kunjungan dan perhatian bapak panglima beserta jajarannya. semoga kehadiran bapak menjadi awal yang baik bagi terciptanya kedamaian, dan kiranya yang maha kuasa dapat memberkati tugas dan pengabdian kita.”pungkasnya. 

Sementara itu, Pangkogabwilhan III Letjen TNI. Bambang Trisnohadi dalam sambutannya mengatakan, permohonan maaf atas ketidaknyamanannya terkait operasi yang di lakukan oleh pihak TNI, namun kegiatan yang dilakukan oleh pihak TNI adalah perlu dan penting untuk menjaga stabilitas keamanan di Puncak dalam rangka mendukung program pembangunan Kabupaten Puncak.

Dirinya berharap, untuk masyarakat yang terdampak konflik sosial, agar segera kembali ke kampung masing-masing. Diantaranya, masyarakat dari Distrik Omukia dan Gome Utara, TNI akan menjamin keamanan. Dirinya juga berharap, dengan adanya operasi penegakkan hukum ini Kabupaten Puncak, dapat aman serta dapat mengejar Kabupaten lainya terkait dengan pembangunan infrastruktur. Acara ditutup dengan Doa yang dipimpin oleh Pendeta Ernest Waker, dan dilanjutkan dengan Perlombaan yang merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT RI ke-80 oleh masyarakat Kabupaten Puncak.

Selanjutnya, Pagkogabwilhan III beserta rombongan, diantaranya, Staf Ahli Pangkogabwilhan III Hani,. Wapangkoops Habema Brigjen TNI. Ahmad Fikri Musmar., Asintel Kaskogabwilhan III Brigjen TNI. Muhammad Nasrullah., Asops Kaskogabwilhan III Brigjen TNI. Andriyanto., Aslog Kaskogabwilhan III Brigjen TNI. Handoyo Tri Nugroho.,Askomlek Kaskogabwilhan III Brigjen TNI. Bambang Sugiri dan Asintelops Habema Kolonel Inf. Persada Alam pada hari yang sama langsung kembali ke Mimika sekitar Pukul 11.00 WIT dengan menggunakan tiga Pesawat jenis Caravan, guna melakukan agenda selanjutnya. (cad)