Pangdam XVII/Cenderawasih Hadiri Redislokasi Korem 173/PVB
NABIRE - Panglima Komando Daerah Militer (KODAM) XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal Rudi Puruwito, SE, MM hadir di Nabire dalam rangka peresmian, redislokasi Korem 173/PVB, pengalihan komando dan pengendalian Kodim 1708/BN, 1709/Yawa dan Kodim 1710/Mimika dan pertimbangan komando dan staf Korem 173/PVB, Selasa (29/10/24).

NABIRE - Panglima Komando Daerah Militer (KODAM) XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal Rudi Puruwito, SE, MM hadir di Nabire dalam rangka peresmian, redislokasi Korem 173/PVB, pengalihan komando dan pengendalian Kodim 1708/BN, 1709/Yawa dan Kodim 1710/Mimika dan pertimbangan komando dan staf Korem 173/PVB, Selasa (29/10/24).
Dalam sambutannya mengatakan, Korem 173/PVB merupakan satuan komando kewilayahan yang berkedudukan langsung di bawah Pangdam XVII/Cenderawasih. Memiliki tugas pokok melaksanakan pembinaan serta penggunaan kekuatan dalam rangka menyiapkan wilayah pertahanan darat dan menjaga keamanan wilayah, khususnya Provinsi Papua Tengah.

Tekait hal tersebut, lanjut Panglima, dengan adanya redislokasi Makorem 173/PVB dari Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua ke Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah sesuai Keputusan Kasad No Kep/403/VII/2024 tanggal 4 Juli 2024 tentang penataan dan pembentukan satuan baru di jajaran TNI AD. Dalam rangka memudahkan komando dan pengendalian terhadap satuan jajaran Korem 173/PVB, memudahkan pencapaian tugas pokok dan mengoptimalkan peran Korem dalam mendukung percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat di wilayah Provinsi Papua Tengah.
Ia pun menyampaikan, Korem 173/PVB memiliki peranan dalam pelaksanaan tugasnya. Sehingga keberadaan Korem ini diharapkan dapat berkontribusi positif bagi kedamaian dan kemajuan pembangunan di Provinsi Papua Tengah.
“Diresmikannya Makorem 173/PVB, saya berharap kepada Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia bersama Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan segenap komponen bangsa yang ada di wilayah ini, untuk bersama-sama memperkuat sinergitas dan solidaritas. Dalam rangka menciptakan kedamaian dan kondusifitas wilayah serta menyukseskan program pembangunan," ujar Panglima Kodam di acara peresmian Makorem 173/PVB, alih Kodal Kodim Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih dan peresmian rumah sakit TK. IV 17.07.02 Oro Doro Enakoa yang bertempat di halaman Makorem 173/PVB.

Dirinya juga menyampaikan, peresmian ini juga dirangkaikan dengan alih kodal Kodim jajaran kodam XVII/Cenderawasih dan peresmian rumah sakit TK. IV 17. 07.02 Oro Doro Enakoa di Timika. Alih kodal merupakan bagian dari upaya penataan organisasi di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih. Dalam rangka mendukung pembangunan kekuatan yang dilaksanakan atas dasar konsep pertahanan berbasis kemampuan sesuai dengan kebijakan setrategis TNI AD. Penataan ini nantinya diharuskan mampu menghasilkan satuan yang lebih efektif dan efisien dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas Kodam XVII/Cenderawasih. Serta memaksimalkan dukungan dalam percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat di papua.
Berkaitan dengan alih kodal Kodim 1708/BN dan Kodim 1709/YAWA semula dibawah kendali Korem 173/PVB, mulai hari ini di bawah Kodal Korem 172/PWY. Kodim 1710/Mimika semula dibawah Korem 174/ATW mulai saat ini dibawah kendali Korem 173/PVB. Alih Kodal ini nantinya akan membawa dampak hingga satuan-satuan dibawahnya. Oleh karenanya, pemroses alih Kodal ini hendak dipahami sebagai sebuah optimalisasi pelaksanaan tugas Kodam XVII/Cenderawasih secara profesional dalam menghadapi tugas kedepan, khusus di tanah Papua yang sangat luas.

“Telah diresmikan pula rumah sakit TK. IV 17.07.02 Oro Doro Enakoa. Saya harapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan pelayanan kesehatan para prajurit maupun masyarakat umum. Untuk itu, kepada Korumkit TK. IV. 07.02 Oro Doro Enakoa agar mengelola dan merawat seluruh sarana prasarana, alat perlengkapan medis dan bangunan dengan sebaik-baiknya, agar memiliki masa pakai yang panjang, khusus berikan pelayanan terbaik bagi prajurit dan masyarakat luas," pungkasnya. (amd)
Bagikan artikel ini



