NABIRE – Palu pimpinan sidang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipegang Ketua DPRD Nabire diserahterimakan dari Ketua, Marthen Douw kepada Wakil Ketua I, Marci Kegou bertempat di Ruang Sidang Utama, DPRD Kabupaten Nabire, Senin (23/9). Marthen Douw menyerahkan palu sidang kepada Wakil Ketua I, karena sejak 1 Oktober mendatang akan memangku jabatan baru sebagai wakil rakyat Papua di DPR Republik Indonesia.Dengan diserahkannya palu sidang kepada Wakil Ketua I, Marci Kegou, maka selama sisa masa jabatan anggota DPRD Nabire, sedikitnya 3 bulan mendatang hingga 31 Desember mendatang, Marcy Kegou akan memegang palu sidang dewan. Palu sidang diserahkan kepada Wakil Ketua I karena pimpinan dewan bersifat kolektif dan kolegian.Ketua DPRD Nabire, Marthen saat menyerahkan palu sidang mengatakan, tidak mengundang eksekutif untuk menyaksikan serah terima palu sidang karena kecewa dengan sikap eksekutif yang kurang menanggapi aspirasi rakyat yang disampaikan melalui anggota dewan. Setiap aspirasi yang disampaikan DPRD tidak ditanggapi serius sehingga dewan tidak mengundang menyaksikan penyerahan palu sidang yang dilaksanakan secara internal dewan.Penyerahan palu sidang tersebut sekaligus sebagai syukuran dan lepas kangen antara Ketua DRPD, Marthen Douw dengan anggota dewan lainnya bersama Sekretariat DPRD. Karena, menyisakan beberapa lagi, Marthen Douw akan dilantik sebagai anggota DPR RI mewakili Provinsi Papua.Saat syukuran lepas kangen, Marthen Douw meminta maaf kepada rekan-rekan anggota dan staf selama memimpin lembaga legislatif. Dan terpilih sebagai anggota DPR RI merupakan kehendak Tuhan atas perbuatan dan amal bahkti selama ini. Oleh sebab itu, segala sesuatu hendaknya kita pasrahkan diri melalui permohonan kepada Tuhan.Sebagai pesan perpisahan, Marthen Douw menitipkan, sebagai anggota dewan kita besar karena partai politik, tetapi ingat bahwa partai politik tidak selamanya. Hubungan kita yang ada selamanya adalah masyarakat, rakyat yang kita wakili. Karena, kemanapun kita pergi, tetap akan bersama rakyat.Wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB) ini menyatakan, berasal dari gunung (pedalaman) tetapi ada untuk Nabire dan kita semua untuk Nabire. Nabire milik bersama sehingga perlu dijaga bersama. Sebagai wakil rakyat Papua yang akan duduk di pusat, sebagai anak gunung dari Papua kita jaga Papua bersama, Papua milik bersama sehingga kita jaga Papua bersama.Marthen juga meminta sekalipun dipisahkan dengan tugas tetapi hendaknya persahabatan yang ada hendaknya dijaga, terutama kepada 8 anggota dewan yang terpilih kembali untuk periode mendatang, sekalipun berbeda partai, kekerabatan yang ada selama ini hendaknya dipertahankan, hubungan antara parlemen dari daerah khususnya parlemen dari Kabupaten Nabire dengan dirinya sebagai wakil rakyat di pusat terutama untuk lobi-lobi dengan pemerintah untuk kepentingan daerah ini. Tentu, tidak menutup kemungkinan komunikasi juga dengan anggota dewan yang tidak terpilih dan masyarakat lain di daerah ini.Untuk memperat hubungan emosional dengan Nabire, DPRD Nabire menyerahkan bingkisan berupa cincin kepada Ketua DPRD Marthen Douw yang akan dilantik sebagai anggota DPR RI pekan depan. “Cincin ini supaya, ketika melihat cincin ini di jari, ingat kembali masyarakat dan daerah Kabupaten Nabire,” tutur Wakil Ketua I, Marci Kegou didampingi Wakil Ketua II, Roy Wonda saat menyerahkan cinderamata.(ans)