NABIRE, - Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui kegiatan Panen Raya Padi di lahan persawahan Kampung Bumi Raya, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Kamis (16/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 173/Praja Vira Braja, Brigjen TNI Vivivn Alivianto, S.I.P., mendampingi Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Haryantana, S.H., melaksanakan panen raya bersama para petani sebagai bentuk dukungan nyata TNI terhadap peningkatan produksi pangan di wilayah Papua Tengah.

Panen raya kali ini dilaksanakan di lahan persawahan seluas sekitar 40 hektare, yang menjadi salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Nabire. Keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja keras para petani yang didukung melalui sinergi berbagai pihak, termasuk pendampingan berkelanjutan yang dilakukan oleh aparat teritorial TNI.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire, para pejabat TNI-Polri, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan Negeri, para kepala dinas yang membidangi pertanian, tanaman pangan dan hortikultura, Kepala Bulog Provinsi Papua Tengah, serta para tokoh masyarakat dan kelompok tani.

Dalam sambutannya, Kasdam XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang memerlukan kolaborasi seluruh komponen bangsa. Menurutnya, TNI akan terus berperan aktif melalui satuan kewilayahan dalam mendukung berbagai program pemerintah di sektor pertanian demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendampingan melekat yang dilakukan oleh personel TNI, khususnya para Babinsa, meliputi pendampingan sejak proses pengolahan lahan, masa tanam, pemeliharaan tanaman, hingga panen. Peran tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Panen Raya Padi di Kampung Bumi Raya menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, TNI, Polri, instansi pemerintahan, Bulog, dan kelompok tani mampu menghasilkan capaian positif bagi pembangunan sektor pertanian di Papua Tengah. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan produksi pangan, sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.(Humas Korem)