NABIRE - Badan Pengurus Wilayah Papua Tengah menegaskan bahwa Organisasi LABEWA (Lahir Besar Wamena) bukan kumpulan organisasi politik atau organisasi sejenis lainya. melainkan LABEWA adalah organisasi mitra pemerintah yang siap mengawal dan mendorong setiap agenda-agenda pemerintah di wilayah Papua tengah.

Demikian perss release yang disampaikan Badan Pimpinan Wilayah Provinsi Papua Tengah LABEWA, Steven E. Mikha Pigay (ketua) dan Yohanes Albino Degey (sekretaris).

“Kami pun mengajak seluruh kumpulan, kelompok, ikatan-ikatan dan organisasi mitra pemerintah yang ada di wilayah Papua Tengah agar menjaga keamanan dan ketertiban bersama bergandeng tangan, bahu membahu sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun kebijakan bupati   di delapan kabupaten ini tanpa membedakan satu sama lain,” tuturnya.

Secara umum organisasi LABEWA telah menentukan berbagai program kerja yang telah ditetapkan dalam Rakernas yang dilakukan di Wamena. Namun sesuai kebutuhan daerah LABEWA Papua Tengah telah memprioritaskan beberapa agenda yang akan didorong untuk dibahas pada Rakerda HI-LABEWA Papua Tengah I dalam waktu dekat ini. Agenda–agenda dari berbagai bidang yang dianggap menjadi kebutuhan di Provinsi Papua Tengah, diantaranya, Bidang Kesehatan berupa donor darah dan penyuluhan kesehatan dan HIV/AIDS. Bidang Pendidikan berupa menyediakan rumah bacaan dan melaksanakan paket pendidikan. Bidang Sosial melakukan aksi-aksi kemanusiaan. Bidang Keagamaan mengadakan kegiatan KKR (Masrani) dan kegiatan halal bihalal (Muslim). Bidang Olah Raga melaksanakan turnamen di berbagai cabang olah raga. Bidang Ekonomi mengadakan kegiatan pelatihan wira usaha. 

Disebutkan, kehidupan tahun 80an kebawah sangat berbeda dibandingkan hari ini, apalagi bagi mereka yang sedang mencari ilmu di tanah rantau. Dimana semua media dan alat komunikasi terbatas atau hampir tidak ada. Dengan semangat, kekompakan, kebersamaan yang sudah ada dari para orang tua yang adalah sebagai perintis di Wilayah Pedalaman Papua tanpa membedakan marga, suku, ras dan agama. Hal ini yang menjadi dasar sehingga para senior membetukan suatu wadah atau perkumpulan kecil dengan nama Labewa (Lahir Besar Wamena) dan Kini telah menjadi salah satu Organisasi masyarakat se-indonesia, Lebewa telah ada sebelum pemekaran Kabupaten2 dan Provinsi seperti saat ini.

Organisasi secara SAH telah terdaftar pada Kemenkumham RI dengan nomor AHU-0005350.AH.01.07.TAHUN 2023 dengan Motto “Memanusiakan Manusia” dan kini telah menjadi wadah resmi di kawasan Republik indonesia, adapun keanggotaan yang terdiri dalam wadah ini, tidak hanya OAP melainkan seluruh anak perintis dari berbagai suku di Nusantara Indonesia yang telah merintis baik di bidang Pendidikan, Kesehatan dan lain sebagainya. (PPN)