NABIRE – Operasi Simpatik Matoa 2016 yang digelar jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) Kepolisian Resor (Polres) Nabire ditutup tadi malam sekitar pukul 00.00 WIT. Selanjutnya, akan dilaksanakan evaluasi terkait pelaksanaan operasi simpatik yang bertujuan menghimbau dan mengingatkan kembali akan pentingnya tertib berlalu lintas. Kasat Lantas Polres Nabire AKP Samuel D. Tatiratu, S.Ik, ketika ditemui media ini, Senin (21/3) di ruang kerjanya, mewakili Kapolres Nabire mengatakan, operasi simpatik matoa 2016 yang digelar sejak 1 Maret hingga penutupan hari ini pukul 00.00 WIT (semalam) dan selanjutnya akan dilakukan evaluasi terkait kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan selama operasi simpatik tersebut. Terangnya, Operasi Simpatik ini dimaksudkan untuk mengingatkan kembali dan menghimbau kepada masyarakat untuk pentingnya tertib lalu lintas di jalan raya. Sehubungan dengan itu, kegiatan yang telah dilakukan selama operasi simpatik matoa 2016 mulai dari kegiatan penghimbauan, baik turun ke sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi dan penyampaian surat himbauan ke gereja maupun masjid serta ke tokoh-tokoh masyarakat yang ada di daerah ini telah dilakukan.“Selama digelarnya operasi simpatik ini, pihaknya telah menegur. Dalam artian selama operasi simpatik ini kita menjaring beberapa pelanggar yang pada saat berada di kawasan tertib lalu lintas (KTL) untuk selalu atau lebih tertib lagi dalam mematuhi aturan lalu lintas dan rambu-rambu yang ada agar tercipta keamanan dan keselamatan selama berlalu lintas,” jelasnya.Dengan berakhirnya operasi ini, Samuel Tatiratu mengharapkan agar ketertiban berlalu lintas tetap dijaga, meski tidak ada operasi atau aparat polisi yang berjaga. Sebelumnya, terang Kasat Lantas Polres Nabire, Operasi Simpatik Matoa 2016 sifatnya memberikan imbauan bagi pengendara untuk selalu tertib dalam berlalu lintas. “Operasi simpatik resmi ditutup hari ini, tujuannya selain untuk meningkatkan kesadaran berkendara juga menargetkan peningkatan kawasan tertib lalu lintas yang ada di wilayah Kabupaten Nabire,” imbuh Kasat Samuel. (wan)