OAP Terima Pelatihan dan Bantuan Peralatan Usaha
NABIRE - Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire mengadakan kegiatan pelatihan dan penyerahan bantuan peralatan kepada Orang Asli Papua (OAP). Peserta kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri dan peran serta OAP. Pelatihan dan bantuan peralatan ini terdiri dari bapak, ibu Papua yang terpilih sudah menjalankan usaha, namun terhambat oleh peralatan yang kurang menunjang.

NABIRE - Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire mengadakan kegiatan pelatihan dan penyerahan bantuan peralatan kepada Orang Asli Papua (OAP). Peserta kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri dan peran serta OAP. Pelatihan dan bantuan peralatan ini terdiri dari bapak, ibu Papua yang terpilih sudah menjalankan usaha, namun terhambat oleh peralatan yang kurang menunjang.
"Kegiatan ini terdiri dari tiga pelatihan dan bantuan peralatan," kata Jenie Y.R. Kawer, ST, selaku penanggung jawab kegiatan dan pelatihan, bertempat di Aula RRI, Kamis (12/09/2024), pelatihan tersebut meliputi, pertama pelatihan dan bantuan peralatan kerajinan tangan dan souvenir yang terdiri dari 30 peserta.
Kedua pelatihan dan bantuan peralatan otomotif khusus perbengkelan sepeda motor terdiri 20 peserta. Ketiga pelatihan dan bantuan peralatan pengolahan kopi terdiri 15 peserta.
Jenie mengatakan, tujuan dari kegiatan ini, yakni untuk koordinasi, sinkronisasi dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran OAP.
Pelatihan dan bantuan peralatan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia terutama dalam mengelola potensi dan menciptakan tumbuhnya wirausaha baru yang mampu bersaing. Dan menciptakan produk Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Nabire yang mampu berkompetitif.
Lanjutnya, dalam menghadapi era globalisasi untuk menciptakan produk industri yang memiliki nilai ekonomis. "Kegiatan yang bersumber dana Otonomi khusus (Otsus)," ucapnya. Ia menembahkan sasaran yang hendak dicapai dari pelatihan ini adalah terlatihnya kelompok-kelompok usaha IKM yang berkelanjutan. Tetapi IKM dua baru yang memiliki ketrampilan dan mampu menciptakan lapangan kerja yang baru guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire, Yohanes Aris Pakombong, SE.,M.Si, dalam arahannya penekanan terhadap perubahan pola pikir dari para pelaku IKM untuk terus berkreasi dan termotivasi dalam upaya pengembangan usaha.
"Saya berharap agar barang-barang bantuan yang diberikan dapat bermanfaat secara maksimal buat ekonomi keluarga," ujar Aris.
Selain itu, ia menyampaikan, para pelaku IKM yang dilatih ini difasilitasi bantuan peralatan yang tentunya memberikan sprit dalam upaya membangun industri. Pemberian bantuan ini merupakan dana Otsus tahun anggaran 2024.
Aris sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Nabire yang telah memberikan bantuan peralatan melalui kegiatan ini.
Bupati Kabupaten Nabire diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Nabire, La Halim, S.Sos, sekaligus membuka kegiatan tersebut menyampaikan, pelatihan ini dalam rangka peningkatan ekonomi pemberdayaan masyarakat OAP. Setiap tahun banyak program-program pemerintah daerah buat masyarakat, khususnya OAP.
"Kalau kita tidak bisa merubah pola pikir kita, bagaimana untuk kita bersaing, harus ada pendampingan," ucapnya. Kalau promosi cepat tapi tidak ada pendampingan tidak akan berjalan.(sam)
Bagikan artikel ini



