INTAN JAYA - Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si dengan tegas mengatakan, tes CPNS dengan menggunakan sistim komputer dan online ini hasilnya akan dikirim ke pemerintah pusat untuk diperiksa. Sehingga pemerintah daerah tidak mempunyai kebijakan apapun soal hasilnya nanti. Hal ini disampaikan Bupati Natalis Tabuni usai memberikan pengarahan dan membuka tes CPNS formasi 2018 tingkat Kabupaten Intan Jaya, Kamis (4/7) lalu. Kata bupati, hasil yang akan diperoleh oleh peserta atau Pencaker menjadi tolak ukur lulus tidaknya para Pencaker sebagai CPNS. Karena ujian ini menggunakan sistim komputer dan onlie, hasilnya pun akan dikirim secara online ke pusat. Lebih jelas diketahui bahwa formasi CPNS tahun 2018 untuk Kabupaten Intan Jaya sebanyak 407 formasi dengan rincian 80% formasi Papua dan 20% formasi umum. Sementara Pencaker yang lulus seleksi adminitrasi sebanyak 1.616 Pencaker asal Kabupaten Intan Jaya. Dengan demikian selaku Bupati Intan Jaya dirinya mengharapkan kepada semua peserta tes CPNS formasi tahun 2018 agar menjawab soal dan menggunakan waktu dengan baik. Agar hasil yang diperoleh juga didapat secara maksimal.  Tes CPNS Intan Jaya Berjalan Lancar Dikatakan Kepala BKD Intan Jaya, Apolos Iba, S.Sos, M.Si, Jumat (5/7), pelaksanaan tes CPNS yang diikuti 1.616 peserta ini, dibagi menjadi 3 sesi. Sedangkan tes yang dilaksanakan yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan nantinya akan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Ketika ditanyakan kendala apa yang dialami sebelum dan selama tes berlangsung, Apolos menjelaskan salah satu kendala yang dihadapi yaitu ada peserta tes yang tidak hadir. Dengan demikian karena tes ini menggunakan sistem CAT, peserta yang tak hadir tersebut dianggap gugur. Selain daripada itu, Apolos mengakui pelaksanaan tes hingga hari kedua berjalan dengan aman dan lancar. (des/ist)