NABIRE – Setelah pekan lalu, Nabire dengan 16 positif corona, kini ada penambahan baru Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 48 dan satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirujuk ke rumah sakit. Dua diantara 48 ODP, kelompok umur anak-anak. Penambahan jumlah ODP tersebut diumumkan Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, Daniel Maipon didampingi Ketua Harian Tim Gugus Tugas, Victor Fun dan Juru bicara, dr Frans Sayori dari Ruang Rapat Bupati Nabire, Senin (4/5/2020) pagi. Maipon mengatakan, sebelumnya di Nabire ada 16 pasien positif corona, kini bertambah dengan 48 orang dalam pemantauan. Dari jumlah tersebut, 4 orang diantaranya dirawat di rumah sakit, Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire. Sekretaris tim gugus tugas yang juga Sekda Nabire ini menjelaskan, dari 16 pasien yang dinyatakan positif corona, 13 diantaranya menjalani isolasi mandiri di Pondok Pesantren Sanoba. Karena, masih sakit ringan, orang tanpa gejala. Hal ini sesuai dengan persetujuan bersama antara pemerintah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire untuk menampung di pesantrennya penyelenggara Tabliq Akbar Nasional di Gowa yang kini menjadi klaster Corona di Indonesia. Jumlah orang dalam pemantauan yang diumumkan awal pekan ini, satu diantaranya dalam status pasien dalam pengawasan (PDP). Demikian, posisi Nabire, hingga Senin (4/5/20) pukul 15.00 WIT, positif 16, PDP 1 dan ODP 48. Sesuai infografis sebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire, terupdate Senin kemarin pukul 15.00 WIT, masih bertahan di 5 distrik, yakni di Distrik Nabire, Wanggar, Nabire Barat, Makimi dan Distrik Teluk Kimi.  Sebaran data Covid-19, Distrik Nabire masih peringkat atas untuk ODP, dan positif corona, bahkan 1 pasien dalam pengawasan yang dirujuk juga dari Distrik Nabire. Sesuai data infografis sebaran Covid-19 Kabupaten Nabire, jumlah  ODP di distrik kota ini sebanyak 32 dan positif corona 12 pasien. Sebaran corona di Distrik Makimi, kini ODP sebanyak 6 dengan 1 positif corona. Sementara di Distrik Wanggar dan Nabire Barat, sama-sama ada 5 ODP tetapi kelebihan di Distrik Wanggar ada 1 positif. Di Distrik Teluk Kimi, ada 1 positif corona, tidak ada ODP dan PDP. Dalam pertemuan dengan Kepala Distrik, Kepala Kampung/Lurah sekabupaten Nabire, beberapa waktu lalu, Sekda Nabire meminta seluruh kepala distrik dan kepala kampung di distrik yang sementara ini tidak ada wargannya yang terpapar virus corona agar kembali ke tempat tugas masing-masing dan mempertahankan kondisi ini agar tidak ada penambahan baru di wilayah masing-masing. Bupati Nabire, Isaias Douw saat itu meminta kepala distrik dan kepala kampung untuk kembali ke tempat tugas dan mensosialisasikan surat edaran kondisi Nabire dalam tanggap darurat non alam, wabah virus corana dengan upaya pembatasan jam operasional kegiatan masyarakat dan ekonomi dan memerintahkan kepala kampung untuk membangun Posko untuk mencatat setiap orang yang keluar masuk kampung.(ans/wan)