NABIRE — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire menggelar Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2026 tingkat kabupaten yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire pada Jumat (16/10/2026).

Peringatan HPS sendiri dirayakan setiap 16 Oktober sesuai resolusi konferensi Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) di Roma, Italia, yang disepakati oleh 172 negara termasuk Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Eliezer S. Korowa, S.Pd., menyampaikan peringatan HPS tahun ini mengusung tema ‘Inovasi Pangan Kini, Ketahanan Pangan Nanti’, dengan sasaran utama memperkuat ketahanan pangan masyarakat serta menyediakan bahan pangan pokok yang terjangkau.

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan kunci bangunan Lumbung Pangan di Kampung Sima (Distrik Yaur) serta bangunan Greenhouse di Kampung Samabusa (Distrik Teluk Kimi) untuk kelompok tani binaan, penyerahan bantuan penguatan modal fasilitas distribusi pangan senilai Rp150.000.000 kepada kelompok Claudius, lomba cipta menu, serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersubsidi.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini bersumber dari dana Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Tahun Anggaran 2026," ujar Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Eliezer S. Korowa, S.Pd.

Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Nabire.

“Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf dari bapak Bupati Nabire yang seyogianya hadir secara langsung, namun karena adanya tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan, beliau mengarahkan saya untuk membacakan sambutan ini,” tutur Sekda Nabire.

Dalam sambutan tertulisnya, bupati menegaskan pentingnya ketersediaan pangan sebagai kebutuhan dasar yang aman, bergizi dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nabire dari kawasan pesisir hingga pegunungan.

“Pangan bukan hanya soal memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan, kesejahteraan, kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi penerus kita. Oleh karena itu, ketahanan pangan harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Yulianus saat membacakan sambutan Bupati Nabire.

Bupati Nabire juga mengajak masyarakat memanfaatkan potensi pangan lokal serta mengimbau para pedagang dan dinas terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di daerah demi kesejahteraan warga Kabupaten Nabire. (sam)