Nabire Akan Miliki Rambu Evakuasi dan Info Bencana
NABIRE – Dalam waktu dekat ini, kota Nabire akan dilengkapi dengan Rambu Evakuasi dan Informasi Bencana sehingga ketika terjadi bencan
Bagikan
NABIRE – Dalam waktu dekat ini, kota Nabire akan dilengkapi dengan Rambu Evakuasi dan Informasi Bencana sehingga ketika terjadi bencana gempa bumi dan tsunami, warga Nabire tidak bingung dan gelisah tetapi cukup mengamankan diri di titik aman yang ditunjuk lewat rambu tersebut. Rambu evakuasi dan informasi bencana yang akan dipasang Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nabire ini merupakan satu-satunya kabupaten/kota di Papua yang memiliki fasilitas tersebut.Rambu evakuasi dan informasi bencana tersebut, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Nabire merupakan salah satu dari 30 kabupaten/kota seluruh Indonesia yang mendapat bantuan dari BNPB. Hanya, kabupaten Nabire satu-satunya di Provinsi Papua yang dipercayakan BNPB untuk mendapat bantuan tersebut. Kepala BPBD Kabupaten Nabire, Victor Fun, S.Sos., MSi di ruang kerjanya, Rabu (18/9) mengatakan rambu evakuasi dan informasi bencana yang akan dipasang dalam waktu dekat ini untuk membantu warga guna menunjukkan titik aman berlindung ketika terjadi bencana gempa bumi dan tsunami. Masyarakat tidak perlu bingung dan risau ketika gempa bumi dan tsunami mau menangamankan diri kemana, tetapi cukup melihat rambu yang ada untuk mengamankan diri dan keluarga. Sebab rambu ini akan dipasang untuk memberikan arah kemana warga mengamankan diri ketika musibah. “Ini seperti rambu lalu lintas. Masyarakat cukup melihat rambu, dimana titik aman saat bencana gempa bumi dan tsunami yang dirisaukan warga selama ini,” jelasnya.Dengan adanya rambu tersebut, Victor Fun mencontoh, warga yang berada di Pantai Nabire saat musibah, tidak perlu bingung mau lari kemana, cukup melihat petunjuk, titik lokasi yang aman sehingga tinggal mengamankan diri di lokasi yang aman, misalnya di Bukit Meriam. Sama halnya dengan warga di Sanoba misalnya, cukup mengamankan diri di sekitar Kantor BPBD yang letaknya agak tinggi.Kepala BPBD mengatakan, rambu evakuasi dan informasi bencana untuk tahap awal akan ditempatkan di dalam Distrik Nabire dan Teluk Kimi. Karena dua distrik ini jumlah penduduk padat dan di ibukota kabupaten. Tahap berikut, BPBD Nabire akan memasang rambu tersebut ke distrik lain karena bantuan BNPB ini akan dibantu secara berkelanjutan.Saat menunjukkan fasilitas rambu evakuasi dan informasi bencana di kantor BPBD, Victor Fun didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Menase Yoteni dan beberapa pejabat lainnya, mengatakan penempatan rambu akan dipasang sesuai dengan titik aman yang ditentukan melalui jaringan GPRS. Karena, rambu tersebut akan dilengkapi dengan signal GPRS sehingga ketika terjadi musibah/bencana di Kabupaten Nabire dimonitor juga oleh BNPB lewat GPRS.(ans)
Bagikan artikel ini



