NABIRE - Salah satu tokoh pemuda, Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si mengatakan, dijadwalkan Rabu (27/2) Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia akan memutuskan hasil Pemilukada Kabupaten Paniai. Sehingga para calon Bupati dan Wakil Bupati termasuk para tim sukses dan masyarakat harus menerima apapun hasil yang diputuskan MK.Karena apa yang diputuskan MK sebagai lembaga hukum yang menerima semua pengaduan masalah termasuk Pilkada Paniai, dalam putusannya sudah mengkaji dari semua aspek hukum dan dampak yang akan terjadi di kemudian hari. Sehingga diharapkan apapun putusannya yang dijatuhkan MK merupakan putusan yang adil. Kepada pihak yang merasa dirugikan atau yang kalah, silakan mengadu lagi melalui jalur hukum yang ada dan pengaduan itu bukan asal-asalan. Tetapi diharapkan benar-benar ada bukti kuat yang melanggar aturan hukum yang berlaku.  Agar dalam proses hukum itu bukan saja menjadi pelajaran bagi tergugat, tetapi menjadi pembelajaran politik bagi semua rakyat Papua.“Sementara pihak yang dimenangkan jangan langsung merasa menang lalu tancap gas. Tetapi dengan kemenangan itu dapat merangkul semua pihak termasuk para calon Bupati dan Wakil Bupati serta tim suksesnya untuk bersatu. Karena keamanan dan kenyamanan di sebuah daerah merupakan harapan menuju kesuksesan pembangunan di segala bidang,” kata Fransiskus Xaverius Mote selaku tokoh pemuda, via telepon genggamnya kepada Papuapos Nabire, Minggu (24/2), dari Lembah Weselmeren Paniai.Lanjut Mote, bukan saja terhadap hasil keputusan MK soal Pilkada Paniai, tetapi juga hasil Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua yang kini dikabarkan 5 kandidat sedang menuju jalur hukum di MK untuk menggugat pihak yang menang. Dirinya mengajak, marilah kita berbesar hati untuk menerima kekalahan dan kemenangan, bukan saling menggugat.Lanjutnya, gugat menggugat merupakan jalur hukum yang telah disediakan pemerintah.  Namun pilihan hukum itu harus pula disertai bukti yang akurat.  Karena tidak ada bukti yang dijadikan bahan ke jalur hukum atau MK, bukannya kita mendidik rakyat secara politik tetapi justru kita membodohi rakyat. Dan rakyat terus dan terus hidup dalam kemiskinan pengetahuan atau pendidikan berpolitik yang baik dan benar.Untuk itu dalam pekan ini ada jadwal MK untuk memutuskan hasil Pilkada sehingga diharapkan semua pihak saling menerima. Dan yang perlu dicatat, kalau boleh kemenangan satu kandidat merupakan kemenangan kita semua dan kekalahan yang lain merupakan kekalahan kita semua pula.  Karena di sisi lain rakyat sedang menantikan pembaharuan atau perubahan dalam pembangunan.(des)