Milad MUI ke-49 Dimeriahkan Organisasi Islam di Nabire
NABIRE - Guna memeriahkan Milad atau HUT ke-49, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan jalan santai dari halaman Masjid Agung Al-Falah sampai putaran Oyehe dan kembali ke halaman Islamic Center. Terlihat semua organisasi Islam yang ada di Nabire, mulai dari majelis taqlim, anak-anak dan pengurus pondok pesantren dan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ).

NABIRE - Guna memeriahkan Milad atau HUT ke-49, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan jalan santai dari halaman Masjid Agung Al-Falah sampai putaran Oyehe dan kembali ke halaman Islamic Center. Terlihat semua organisasi Islam yang ada di Nabire, mulai dari majelis taqlim, anak-anak dan pengurus pondok pesantren dan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ).
Perayaan Milad MUI ke-49 tahun, pada Minggu pagi (28/07/2024) ini sudah berjalan selama dua kali di Nabire dan sesuai harapan kiranya dapat berjalan dengan lancar dan meriah.
Demikian dikatakan Ir. Wahyu Budi Santoso, MM. Untuk pendaftaran jalan santai dan kirab qosidah oleh organisasi Islam lumayan banyak, ada sekitar 26 grup qosidah dari beberapa majelis taqlim yang ada.
"Jalan santai dan kirab Qosidah ini kami lombakan, selain ada qosidah berjalan, juga kami adakan doorprise (hadiah). Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh sponsor, yang telah membantu panitia, sehingga pelaksanaan Milad MUI ke-49 dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Lanjutnya, setiap kegiatan yang dilaksanakan langsung direspon baik oleh pemerintah, khususnya bantuan berupa dana, meski tidak seberapa, namun itu sudah cukup mendukung kegiatan ini. "Dan kami berterima-kasih kepada seluruh pengurus MUI yang selalu membantu suksesnya milad MUI ini," katanya.
Menyaangkut sertifikasi 'Halal' di bawah naungan Kementerian Agama, Muhammad Syarif, SS, selaku Sekretaris Umum MUI Nabire mengatakan, untuk sementara ini MUI berkolaborasi dengan Kementerian Agama, yang bagaimana sebelumnya soal sertifikasi halal itu tugas MUI, namun fatwa dari pusat memberikannya kepada Kementerian Agama.
"Untuk sertifikasi halal itu sudah di bawah naungan Kementerian Agama, namun tetap berkolaborasi dengan MUI. Penyuluhan, sosialisasi dan sebagainya kami bekerjasama, tapi untuk penerbitan sertifikasi halal itu diranah Kementerian Agama," ucapnya
Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat, baik yang mempunyai usaha kecil, menengah dan besar, seperti rumah makan, itu perlu mengurus dan melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama, pada bidang penyuluhan sertifikasi halal untuk mendapatkan logo halal," tuturnya
Tahap sosialisasi telah dijalankan, dan baru beberapa umat yang mengurus di Kementerian Agama serta di masjid-masjid telah berjalan untuk sosialisasi mengenai sertifikasi dan label halal dimaksudkan.
Sementara itu, Ketua MUI Nabire, KH. Rohimin Abdurrohman mengucapkan terimakasih kepada seluruh umat muslim yang berbahagia, karena telah ikut serta merayakan acara Milad MUI ke-49 tahun ini.
"Terimakasih banyak kepada Pemda atas dukungannya, atas kerjasamanya, atas supportnya, sehingga kegiatan berjalan dengan baik, serta terimakasih kepada pengurus MUI, terkhusus yang terlibat dalam kepanitiaan dan seluruh sponsor yang mensupport acara ini," ucapnya
Milad MUI dihadiri oleh pejabat setempat, seperti Staf Ahli Bidang Pembangunan Setda Nabire, Drs. Dahlan, mewakili Bupati Nabire dan juga dihadiri oleh Sakinah Ruslan, SE, Istri Wakil Bupati Nabire, Ismail Djamaluddin. Jalan santai setiap grup semua bersholawat melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW sambil menabuh rebana. Banyak para pedagang dadakan, berbagai makanan, cimilan dan minuman dingin di sekitar halaman Masjid Al-Falah.(feb)
Bagikan artikel ini



