Mesak-Ismail Mendapat Dukungan Warga Papua Barat di Nabire
NABIRE – Dukungan terhadap pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 2, Mesak Magai, S.Sos, M.Si dan Ismail Djamaluddin,
NABIRE – Dukungan terhadap pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 2, Mesak Magai, S.Sos, M.Si dan Ismail Djamaluddin, terus mengalir.
Salah satunya dukungan dari masyarakat Papua Barat yang bermukim di Kelurahan Siriwini, Nabire.
Pernyataan dukungan disampaikan warga sekaligus peresmian Posko Pemenangan Mesak-Ismail, beberapa waktu lalu.
Dalam sambutannya Mesak Magai mengatakan, dukungan masyarakat kecil yang dibarengi dengan tetesan air mata, pasti Tuhan akan dengar.
“Saya resmikan Posko Pemenangan sehingga tempat ini akan menjadi tempat kerja bagi tim kerukunan Papua barat,” ujar Mesak saat meresmikan posko.
Pantauan di lokasi kegiatan, pasangan Mesak-Ismail mendapat sambutan meriah dari masyarakat Papua Barat yang mendiami Jalan Suci, Siriwini.
Dalam pertemuan itu, Mesak magai sebagai calon Bupati Nabrie telah mengesahkan Posko Papua Barat yang bertempat di Kelurahan Siriwini sebagai Posko Pemenangan.
Dalam pertemuan itu, Ketua Tim Sukses Kerukunan Papua Barat, Apedius Jitmau membaca pernyataan sikap mereka kepada calon bupati Mesak Magai.
Dikatakan Apedius, masyarakat Papua Barat berikan dukungan kepada Mesak-Ismali karena sejumlah dasar.
Pertama, pasangan Mesak-Ismail memiliki komitmen untuk melakukan perubahan di Kabupaten Nabire.
Kedua, pasangan Mesak-Ismail memiliki integritas yang tinggi, kata dan perbuatan sama.
Ketiga, pasangan Mesak-Ismail membangun Nabire dengan hati.
Keempat, pasangan Mesak-Ismail memiliki hati seorang gembala.
“Pasangan ini bupatinya adalah putra asli Nabire.
Kami siap mendukung keamanan daerah.
Atas dasar pertimbangan di atas maka kami masyarakat Papua Barat memberikan dukungan kepada pasangan Mesak-Ismail pada Pilkada Nabire tahun 2020 ini,” katanya.
Didukung Berbagai Suku Sambena Inggeruhi, salah satu anak asli Nabire yang juga merupakan tokoh intelektual muda Nabire, yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Nabire, menyatakan bahwa pasangan Mesak-Ismail harus memimpin Nabire untuk 5 tahun ke depan.
“Sudah hampir lebih 54 tahun, mulai dari tahun 66, sampai dengan saat ini yang dipimpin Bapak Isaias Douw, bupati ganti bupati, belum ada anak asli Nabire yang menjadi tuan di atas Negerinya sendiri,” kata Inggeruhi seperti dikutip oleh https://www.suaranabire.id.
Dari 15 distrik yang ada, lanjut Inggeruhi, mulai dari pesisir sampai ke gunung, telah menyatukan tekad untuk memenangkan Paslon Mesak Magai dan Ismail Djamaludin pada 9 Desember 2020 mendatang.
“Karna kami tahu beliau juga adalah anak asli Nabire yang harus menjadi tuan di atas tanah kami, tanah leluhur kami,” bebernya. (PPN)
Bagikan artikel ini



