DEIYAI - Jalan Trans Nabire menuju Dogiyai, Deiyai dan Paniai, di Kilo Meter (KM) 142, telah terputus akibat terjadi longsor yang terjadi seminggu lalu.

Terputusnya akses jalan darat ini, membuat aktifitas warga yang melintasi jalan trans pun terputus total, termasuk terhambat pasokan BBM untuk tiga kabupaten, yakni Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

Akibat stok BBM menipis di tiga kabupaten ini, penerangan listrik di Kabupaten Dogiyai, Deiyai dan Paniai, tidak menyalah 24 jam, seperti biasanya, sehingga pihak PT. PLN di Paniai mengeluarkan jadwal pemadaman, sesuai jadwal jam 17.30 WIT (sore) menyalah sampai jam 02.10 malam padam.

Kondisi kesulitan BBM di tiga kabupaten ini sudah hampir seminggu, lantaran kerusakan jalan trans di KM 142. Kendaran roda dua maupun empat tidak bisa melintas seperti sebelumnya.

Mengingat kondisi tersebut, empat hari lalu, tiga bupati, yakni Bupati Dogiyai, Deiyai dan Bupati Paniai, telah melakukan pertemuan dan langsung turun lapangan mengecek kondisi badan jalan trans yang rusak akibat longsor. 

Untuk mempercepat dan meringankan beban memperbaiki dan membersihkan longsoran tanah, Bupati Deiyai, Melkianus Mote,ST, membantu dana sebesar Rp200 juta dan diterima langsung Bupati Dogiyai, Yudas Tebas, selaku kepala wilayah Dogiyai yang berbatasan langsung dengan Nabire. Selanjutnya bantuan tersebut, akan diberikan kepada pihak kontraktor yang akan menangani perbaikan Jalan Trans Nabire menuju tiga kabupaten tersebut di Provinsi Papua Tengah.

Bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Deiyai diserahkan atas nama Bupati Deiyai oleh Plh Sekda Deiyai, A. Eria, didampingi Kepala Dinas Keuangan Deiyai, bertempat di salah satu rumah makan di Kabupaten Dogiyai, pada Jumat (22/08/25) kemarin.

Bantuan dana dari Bupati Deiyai, Melkianus Mote dan bantuan solar tujuh drum yang telah siapkan dari Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, akan membantu untuk menunjang dalam proses perbaikan jalan trans yang rusak akibat longsor di KM 142.

Pemberian bantuan dana dari Bupati Deiyai, Melkianus Mote merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemkab Deiyai, menyikapi kondisi menipisnya kelangkaan BBM di wilayahnya dan di wilayah dua kabupaten lainnya, Dogiyai dan Paniai.

"Dengan melalui bantuan dana sebesar Rp200 juta, dapat segera melengkapi kebutuhan dalam proses perbaikan kerusakan jalan trans yang rusak. Selanjutnya aktifitas warga bisa lancar dan juga kebutuhan BBM untuk 3 kabupaten dapat lancer kembali," kata Melkianus Mote, dalam rilisnya, Minggu (24/08/2025).

Selain perhatian dari kabupaten, dari Provinsi Papua Tengah juga serius memberi perhatian, baik dalam proses perbaikan jalan trans maupun dalam penyediahan BBM listrik untuk tiga kabupaten.

Melalui perhatian yang diberikan, Bupati Deiyai berharap pihak kontraktor dapat menanganinya longsoran dan segera ada perbaiki, sehingga ke depan persoalan yang ada dapat teratasi dengan baik.(hbb)