WAMENA - Menparekraf Sandiga Uno, siang ini Jumat 9/8 resmi menutup gelaran Festival Budaya Lembah Baliem di distrik Wosilimo Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan.

Gelaran festival ini, dimulai Rabu 7/8 dengan menampilkan berbagai atraksi seperti perang-perangan, tarian, lombo Sikoko dan Puradan, serta dimeriahkan pameran UMKM aneka kerajinan tangan etnik.

Kepada wartawan, Sandiaga berharap festival ini dapat memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan bergeraknya ekonomi.

"Hadirnya banyak wisatawan baik mancanegara maupun domestik, tentunya akan memberikan dampak positif, terutama untuk peningkatan ekonomi di masyarakat, selain itu diharapkan tercipta ekosistem kota kreatif kabupaten kelas dunia," terang Sandiaga.

Selain itu, menanggapi kurangnya minat wisatawan Nusantara dari luar Papua, akibat  harga tiket pesawat udara dalam negeri yang masih sangat mahal, Sandiaga menjawab, " Pemerintah terus berusaha, meningkatkan penerbangan, sehingga ketersediaan kursi menjadi lebih banyak, hal ini tentunya akan memberikan dampak turunnya harga tiket", jelasnya.

Selain itu, lanjut Sandiaga, dalam upaya menurunkan harga tiket akibat tingginya biaya pajak, terutama dari avtur, pemerintah berupaya melakukan penghapusan bea dan pajak sekitar 10%, dan 30% dari penyesuaian pajak avtur, sehingga saat berakhirnya kepemimpinan Presiden Joko Widodo, masyarakat dapat menikmati turunnya harga tiket hingga 10%.

Dalam acara penutupan tadi, Sandiaga disambut langsung PJ Gubernur Papua Pegunungan, Velix F. Wanggai dan PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor. (Gus)