NABIRE - Usai kegiaan Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Kantor Badan Pengembangan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Provinsi Papua Tengah, Senin (2/12) di Aula LPP RRI Nabire, Kepala Bapperinda Eddy Way, S.Sos, kepada Papuapos Nabire mengatakan, untuk penghapusan data kemisminan ekstrem semuanya kembali pada data awal.

Sehingga diharapkan ke depan semua data kemiskinan ekstrem masyarakat yang ada di 8 kabupaten yang ada di wilayah Papua Tengah dapat dikomunikasikan dengan baik antar lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada maupun antar OPD yang ada di provinsi.

Karena dengan data awal yang baik dan juga hasil komunikasi yang baik, kita bisa dapat menyalurkan bantuan kepada masyarakat ekstrem dengan tepat dalam artian siapa penerima dan lokasinya dimana, sehingga dengan Rakor ini diharapkan semua OPD bisa melakukan singkronisasi data.

Dengan demikian setelah Rakor ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan antar OPD yang ada di 8 kabupaten, karena pada prinsipnya untuk mendapatakan data awal yang benar, semuanya ada di masing-masing kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah. Karena dari data yang diberikan oleh kabupaten, pemerintah provinsi bisa menyusun lokus dan fokus yang baik dan benar.

Untuk itu, pada hari ini (Senin, 2 Desember 2024), Bapperinda Provinsi Papua Tengah mengadakan Rakor diikuti oleh sembilan OPD di tingkat Provinsi Papua Tengah dengan tema ‘Upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah Provinsi Papua Tengah’, dengan harapan semua OPD bekerja cepat dan membuat data awal yang baik di 8 kabupaten. (des)