Mengapa Pengaspalan Ruas Jalan Samabusa - Lagari Dibatasi ?
NABIRE - Kembali tokoh masyarakat dan politik Kabupaten Nabire Yulian Jap Marey mempertanyakan rencana pengaspalan ruas jalan Samabusa - Lagari yang terlihat kegiatan pembangunan pengaspalannya dapat dibatasi hingga tanjung Dimbehu atau sebelum Pantai Wisata Nusi, sementara
Bagikan
NABIRE - Kembali tokoh masyarakat dan politik Kabupaten Nabire Yulian Jap Marey mempertanyakan rencana pengaspalan ruas jalan Samabusa - Lagari yang terlihat kegiatan pembangunan pengaspalannya dapat dibatasi hingga tanjung Dimbehu atau sebelum Pantai Wisata Nusi, sementara kerusakan ruas jalan tersebut hingga Sungai Mosairo.
Sehingga dirinya selaku tokoh masyarakat meminta agar Pemerintah Kabupaten Nabire bisa turun lapangan untuk melihat kondisi rusaknya ruas jalan yang dimaksud agar ada langkah dalam program kerja , sebab selaku tokoh melihat rusaknya ruas jalan Samabusa - Lagari ini sudah empat tahun rusak dan tidak diperhatikan serius oleh pemerintah daerah.“Selaku tokoh saya minta pembangunan jalan dan jembatan bagi masyarakat jangan sampai dibangun setengah-setengah, karena jalan dan jembatan itu menjadi urat nadi perekonomian masyarakat, sehingga pemerintah bangun harus sampai tuntas agar tidak ada lagi hambatan bagi masyarakat dalam kegiatan pembangunan perekonomiannnya,” Demikian dikatakan tokoh masyarakat dan Politik Nabire Yulian Jap Marey kepada Papuapos Nabire, Senin kemarin, via telepon genggamnya.Sangat disayangkan, tambahnya, jika pemerintah tidak aspal kembali seluruh jalan yang rusak di sepanjang ruas Jalan Samabusa - Lagari, karena jalan yang rusak itu mulai dari Rawawudo hingga Sungai Mosairo Kampung Nifasi.Sementara ruas jalan yang diaspal kembali hanya mulai dari Rawawudo hingga putaran Sungai Worbak menuju Pantai Wisata Nusi, sementara kondisi ruas jalan dari Pantai Nusi hingga Sungai Mosairo Kampung Nifasi Distrik Makimi juga mengalami kerusakan jalan yang sangat fatal dan juga diharapkan harus ada pengaspalan kembali.Dan selaku tokoh meminta agar pemerintah harus memberikan prioritas pengaspalan kembali ruas jalan Samabusa – Lagari yang telah mengalami kerusakan dan tidak ada perhatian selama 4 tahun dan selama 4 tahun pula masyarakat sudah bosan jalan diatas jalan berlubang yang sesungguhnya sangat mengganggu aktifitas mereka masyarakat 5 distrik wilayah timur Nabire. (des)
Bagikan artikel ini



