Menerawang Sosok KDH di Meepago (1)
Belum Tabuh Su Aksi BARU saja kita selesai melaksanakan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden melalui putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh Mahkamah Konstitusi dan sementara dalam proses penyelesaian perselisihan pemilihan anggota DPR dan DPRD. Jika MK sudah menyelesaikan semua sengketa pemilihan anggota DPR dan DPRD selesai sudah pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024.
Belum Tabuh Su Aksi
BARU saja kita selesai melaksanakan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden melalui putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) oleh Mahkamah Konstitusi dan sementara dalam proses penyelesaian perselisihan pemilihan anggota DPR dan DPRD. Jika MK sudah menyelesaikan semua sengketa pemilihan anggota DPR dan DPRD selesai sudah pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024.
Tinggal hitung hari dan bulan waktu untuk pemungutan suara pemilihan kepala daerah entah Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota dan Gubernur/Wakil Gubernur. Pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan serentak seluruh Indonesia termasuk di Provinsi Papua Tengah. Karena itu, coretan ini sebagai gambaran idealime seorang kepala daerah dari pinggiran tungku api. 'Sebentar lagi' dalam tahun ini penduduk Provinsi Papua Tengah akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur perdana setelah dipisahkan dari Provinsi Papua, bersamaan waktu Pemilihan Kepala Daerah (KDH) di provinsi dan kabupaten lainnya. Di provinsi muda ini, penduduk akan memilih sosok pemimpin yang meletakan dasar pembangunan ke depan ke mana, seperti apa selama lima tahun. Saat itu juga penduduk di 8 kabupaten akan memilih Bupati dan Wakil Bupati yang kesekian kali.
Walaupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menabuh Tifa tanda dimulainya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di seluruh Indonesia, tetapi tahapan pelaksanaan sudah dimulai dengan membuka pendaftaran calon anggota Panitia Pelaksana Kecamatan /Distrik (PPK/PPD).
Sementara itu, di lingkungan Partai Politik (Parpol) khususnya di Provinsi Papua Tengah sudah mulai bergerak. Beberapa partai sudah membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah. Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP), misalnya akan menjaring dan menerima pendaftaran bakal calon kepala daerah lewat tim.
Tidak hanya menerima pendaftaran tetapi dua partai di Papua Tengah sudah mengeluarkan rekomendasi partai kepada bakal calon. Partai perdana yang mengeluarkan rekomendasi dukungan partai, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kepada salah satu bakal calon (Balon) Bupati Deiyai. Partai Perindo menjadi partai kedua di Provinsi Papua Tengah yang mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada balon bupati. Perindo menjadi merekomendasikan kepada salah satu kadernya sebagai balon Bupati Dogiyai.
Dengan demikian sudah ada satu balon bupati di Kabupaten Dogiyai dan satu balon Bupati Deiyai, walaupun keduanya belum tentu memenuhi kriteria jumlah dukungan suara Parpol yang ditetapkan KPU sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilkada serentak.
Sekalipun lembaga penyelenggara belum menabuh Tifa Pilkada Serentak di Provinsi Papua Tengah, khususnya dan Indonesia pada umumnya tetapi KPU lagi bergerak, Parpol Su aksi di lapangan.(frans tekege)
Bagikan artikel ini



