Mencari Sosok Pemimpin Baru di Nabire, USWIM akan Gelar Diskusi Publik
NABIRE – Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Drs. P.I. Suripatty,M.Si mengatakan, terlepas dari tugas pokok KPUD Nabire yang telah ditetapkan dengan undang-undang dan PKPU, USWIM sebagai lembaga ilmiah merasa perlu memberikan sosialisasi atau pemahaman t
Bagikan
NABIRE – Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Drs. P.I. Suripatty,M.Si mengatakan, terlepas dari tugas pokok KPUD Nabire yang telah ditetapkan dengan undang-undang dan PKPU, USWIM sebagai lembaga ilmiah merasa perlu memberikan sosialisasi atau pemahaman tentang kira-kira sosok pemimpin yang bagaimana memimpin Nabire lima tahun kedepan.
Bertalian dengan itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) USWIM akan menggelar diskusi publik dengan sub thema, mencari sosok pemimpin baru di Kabupaten Nabire.“Dalam diskusi publik ini, tidak ada muatan politik akan tetapi sebagai intelek akan melakukan kajian ilmiah, maka kita akan mengundang beberapa orang pakar dan sementara ini kita sedang setting untuk mengundang guru besar dari Universitas Padjajaran Bandung,” ujarnya.Hal senada juga diungkapkan Dekan FISIP USWIM Nabire, Drs. E.L. Pesiwarissa,M.Si mengungkapkan, sebagai lembaga pendidikan yang independen, USWIM Nabire merasa penting untuk duduk bersama dengan berbagai komponen masyarakat (stokeholder) yang ada di Kabupaten Nabire. Hal ini dimaksudkan agar selanjutnya bersama-sama membicarakan sosok pemimpin yang layak memimpin Kabupaten Nabire lima tahun ke depan. “Rencana pelaksanaan diskusi publik ini, sudah barang tentu akan melibatkan tokoh-tokoh yang ada, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh adat, LSM dan intelektual yang ada di Kabupaten Nabire ini,” ungkap E.L. Pesiwasissa.Dikatakannya, diskusi publik yang akan digelar ini diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam memberikan kontribusi pikiran. Karena, dalam diskusi nanti, sudah pasti akan berbicara pemimpin yang diiginkan masyarakat di Nabire. Sebagai lembaga ilmiah, USWIM tidak terlibat dalam menetukan siapa pemimpin yang dapat memimpin Nabire, akan tetapi sebagai lembaga pendidikan perlu memberikan catatan yang harus dikerjakan sesuai keinginan masyarakat di Kabupaten Nabire kepada pemimpin yang terpilih.“Jadi, masyarakat memberikan kontribusi pikiran karena kami mau memberikan kontribusi pikiran kepada bakal calon bupati dan wakil bupati Nabire tentang, kira-kira harus buat apa selama lima tahun kedepan kedepan,” ungkapnya. (hendrik anouw)
Bagikan artikel ini



