ILAGA — Pembangunan Kabupaten Puncak tidak hanya berbicara soal infrastruktur fisik. Akses ekonomi, layanan kesehatan, listrik hingga pendidikan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat meningkatkan kesejahteraan.

Hal itu terlihat dalam kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ke Kabupaten Puncak, Sabtu (26/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, gubernur membawa sejumlah dukungan, mulai dari kendaraan roda dua bagi pemuda yang berprofesi sebagai tukang ojek, fasilitas kesehatan, laptop bagi pelajar hingga pembangunan pembangkit listrik tenaga surya.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah penyediaan 34 unit sepeda motor bagi pemuda Puncak yang bekerja sebagai tukang ojek.

Meki mengatakan bantuan kendaraan tersebut diarahkan untuk membuka peluang ekonomi bagi pemuda sehingga mereka dapat bekerja dan memperoleh penghasilan di daerah sendiri.

“Untuk pemuda-pemuda di sini tahun ini kita siapkan 34 motor untuk ojek. Agar dapat bekerja sebagai ojek, bisa cari uang di sini. Direncanakan pada akhir tahun motor sudah ada di Ilaga,” ungkap Meki.

Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan program yang langsung menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat.

RSUD Ilaga Diperkuat

Selain sektor ekonomi, perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga diarahkan pada pelayanan kesehatan melalui program KOHARUSEHAT.

Dukungan diberikan kepada RSUD Ilaga dan Puskesmas Gome untuk meningkatkan kemampuan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Puncak.

Untuk RSUD Ilaga, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah memberikan dukungan anggaran sebesar Rp1,5 miliar pada 2025 dan kembali memberikan dukungan Rp500 juta pada 2026.

Dukungan tersebut tidak hanya berupa anggaran, tetapi juga berbagai peralatan dan kebutuhan medis. Di antaranya peralatan laboratorium kimia dan hematologi, EKG, USG, Partus Set, reagen puskesmas, lampu operasi mobile, electro counter, kalibrasi peralatan serta dukungan rehabilitasi ruang radiologi.

Meki mengatakan Puskesmas Gome juga akan diarahkan menjadi salah satu fasilitas kesehatan percontohan.

“Sekaligus Puskesmas Gome akan menjadi puskesmas percontohan yang langsung dibina oleh gubernur dari provinsi,” tambahnya.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus mendekatkan layanan medis kepada masyarakat di wilayah pedalaman Puncak.

Dorong Listrik 24 Jam

Agenda pembangunan juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yakni listrik. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Papua Tengah menandai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung ketersediaan listrik di Distrik Dervos dan Douvo.

“Tahun ini kita sudah bangun solar cell listrik 24 jam Dervos dan Douvo. Setelah dari sini saya, Pak Komar dan Pak Bupati Puncak akan ke Dervos untuk resmikan,” kata Meki.

Menurut Meki, penyediaan listrik bukan semata-mata menghadirkan penerangan di rumah warga. Energi listrik juga menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pemerintahan serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, pembangunan energi diarahkan tidak hanya terpusat di Ilaga. Pemerintah provinsi juga mendorong pembangunan di distrik-distrik lain agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.

Pelajar Dapat Laptop

Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian dari agenda kunjungan Gubernur Papua Tengah di Puncak.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyerahkan bantuan laptop kepada pelajar SMA sebagai dukungan terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kreativitas siswa.

Bantuan tersebut berkaitan dengan partisipasi pelajar dalam kegiatan Cahaya Kreasi Pelajar Provinsi Papua Tengah. Laptop diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar sekaligus meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi.

Elvis: Kunjungan Gubernur Jadi Ruang Strategis

Bupati Puncak Elvis Tabuni mengapresiasi perhatian Gubernur Papua Tengah terhadap Kabupaten Puncak. Menurutnya, kunjungan gubernur selama dua tahun terakhir bukan hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Datangnya gubernur di sini tentu memberi kami Kabupaten Puncak semangat baru. Ini bukan hanya silaturahmi, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah,” jelas Elvis.

Bupati Puncak berharap dukungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dapat terus diperkuat, terutama dalam pembangunan konektivitas antarwilayah.

Menurutnya, konektivitas antardistrik di Puncak hingga konektivitas antar-kabupaten menjadi kebutuhan penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses terhadap pelayanan dasar dan kegiatan ekonomi.

“Konektivitas merupakan investasi jangka panjang untuk mobilitas masyarakat, juga merupakan pemerataan pembangunan di kawasan Papua Tengah,” tegas Elvis.

Selain konektivitas, Pemerintah Kabupaten Puncak juga berharap adanya kerja sama kemitraan dan dukungan anggaran untuk pembangunan Kantor Bupati dan DPRK Kabupaten Puncak ke depan.

Rangkaian dukungan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Puncak diarahkan tidak hanya pada satu sektor, tetapi mencakup ekonomi masyarakat, kesehatan, energi, pendidikan hingga konektivitas antarwilayah.

Bagi masyarakat di daerah pedalaman, pembangunan berbagai sektor tersebut menjadi penting karena akses terhadap layanan dasar sekaligus menentukan terbukanya peluang ekonomi dan peningkatan kesejahteraan. (ist)