NABIRE - Matius Maizini resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Pelantikan dilaksanakan melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan Aner Maisini yang kini menjabat sebagai Bupati Intan Jaya. Pengambilan sumpah dan janji jabatan berlangsung dalam rapat paripurna DPRPT yang digelar di Gedung DPRPT, Senin, 22 September 2025.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPR PT, Delius Tabuni, didampingi seluruh Wakil Ketua DPRPT. Acara sakral ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, yang turut menyaksikan prosesi pengambilan sumpah. 

Kehadiran para pimpinan dan pejabat tinggi ini menunjukkan pentingnya proses PAW dalam menjaga kelangsungan kinerja legislatif di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Ketua DPRPT Delius Tabuni, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Matius Maizini. "Atas nama pimpinan dan segenap anggota DPRPT, kami mengucapkan selamat datang di lingkungan DPRPT dan selamat bekerja kepada Matius Maizini yang baru saja diambil sumpah dan janjinya," ujar Delius. 

Ia berharap Matius dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaiknya bagi masyarakat Papua Tengah.

Delius Tabuni juga menegaskan harapannya agar Matius Maizini dapat bekerja secara optimal dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya mencurahkan segala daya dan kemampuan dalam menjalankan tugas, wewenang dan kewajiban sebagai anggota dewan. "Kami berharap Matius dapat menjadi perpanjangan tangan aspirasi rakyat dan bekerja keras demi kemajuan daerah," tambahnya.

Proses PAW ini terjadi karena Aner Maisini, yang sebelumnya memegang kursi DPRPT dari PAN, memilih untuk maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah dan berhasil terpilih sebagai Bupati Intan Jaya. 

Hal ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengharuskan anggota legislatif yang terpilih sebagai kepala daerah untuk melepaskan jabatannya di parlemen.

Setelah rapat paripurna, Wakil Ketua III DPRPT, Bekies Sony Kogoya, S.KM., M.Kp., dari PAN menjelaskan struktur perolehan kursi partainya di Provinsi Papua Tengah. "Di provinsi ini dari delapan kabupaten, partai PAN mendapatkan 16 kursi. Sebanyak 13 kursi dari tingkat kabupaten dan 3 kursi dari tingkat provinsi," terangnya. 

Keberhasilan ini menunjukkan kekuatan dan dukungan masyarakat terhadap PAN di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Bekies Sony Kogoya merinci bahwa salah satu kursi provinsi didapatkan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Intan Jaya, yang diusung oleh Aner Maisini. "Namun, setelah terpilih sebagai anggota dewan, Aner Maisini mencalonkan diri menjadi Bupati Intan Jaya," ungkapnya. 

Langkah ini membuka jalan bagi kader lain untuk melanjutkan perjuangan di lembaga legislatif. Karena Aner Maisini sudah resmi menjadi Bupati Intan Jaya, posisi yang ditinggalkannya di DPRPT harus segera diisi. 

Hal ini penting untuk memastikan tidak ada kekosongan kursi dan kinerja dewan tetap berjalan efektif. PAW menjadi mekanisme yang tepat untuk mengisi kekosongan tersebut.

Sesuai dengan mekanisme PAW, posisi anggota DPRPT dari Partai PAN diberikan kepada calon dengan perolehan suara terbanyak kedua pada pemilihan legislatif sebelumnya. Kandidat yang berhak mengisi posisi tersebut adalah Matius Maizini, yang memang memiliki suara terbanyak kedua setelah Aner Maisini.

Dengan dilantiknya Matius Maizini, diharapkan roda pemerintahan dan legislatif di Provinsi Papua Tengah dapat berjalan lebih optimal. Kehadirannya diharapkan dapat membawa energi baru dan semangat juang untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.(amd)