NABIRE – Masyarakat Wanggar yang bermukim di Wanggar Sari, Wiraska, Wanggar Makmur dan Karadiri akan membuka jalan di dalam pemukiman baru, bagi pecahan keluarga (KK) dari empat kampung tersebut ke lahan baru di pinggir Bandara baru di Bumi Mulia secara swadaya. Warga sepakat untuk mengmpulkan dana sukarela untuk membuka jalan baru di dalam lahan 1,5 KM x 400 meter di pinggir Bandara Baru.Setelah pertemuan dua kali di Karadiri dan Wanggar Sari, dalam pertemuan yang digelar di Balai Kampung Wanggar Sari, Sabtu (14/4) lalu, menyepakati setiap keluarga yang memiliki lahan di pemukiman baru diwajibkan untuk menyumbang Rp 600.000 per lahan.Ketua Panitia Pemukiman Baru, Hengky Rumaropen saat ditemui di Balai Kampung Wanggar Sari, Senin (16/4) mengatakan warga sepakat untuk membuka jalan tanah untuk membuka blok lahan pecahan keluarga dari Wiraska, Wanggar Sari, Wanggar Makmur dan Karadiri karena tanpa adanya jalan blok di dalam lahan, warga tidak tahu di mana lahannya. Padahal mereka sudah memegang sertifikat tanah di pinggir bandara ini. Oleh karena itu, warga di dalam pertemuan sudah menyepakati membuka blok dengan jalan tanah di tengah lahan pecahan keluarga dari empat kampong di Distrik Wanggar.Sekretaris Panitia, Rohani yang ditemui sebelumnya mengatakan lahan seluas 1,5 KM dengan lebar 400 meter tersebut akan ditempati oleh 400 keluarga (KK). Ke 400 warga tersebut merupakan pecahan keluarga dari Wiraska, Wanggar Sari, Wanggar Makmur dan Karadiri.Kepala Kampung Wanggar Sari, Purwoko didampingi Ketua Panitia, Hengki Rumaropen mengatakan di dalam lahan yang akan ditempati 400 KK dari pecahan 4 kampung tersebut, panitia sudah menyediakan lokasi untuk tempat ibadah dan pasar. Lahan tersebut tidak semua untuk keluarga tetapi, sejak awal sudah menyediakan lahan untuk kepentingan umum.Hengki Rumaropen mengatakan sesuai kesepakatan pada pertemuan warga dari 4 kampung, Sabtu (14/4) lalu di Balai Kampung Wanggar Sari telah menyepakati untuk menyetor Rp 600 ribu untuk membiayai pihak ketiga yang akan membangun jalan tanah, membuka blok di atas lahan pecahan dari empat kampong di Wanggar. Oleh karena itu, setiap warga yang sudah memiliki lahan di pinggir Bandara baru menyetor uang pembukaan jalan tersebut sejak Sabtu (14/4) hingga 28 April mendatang.Rumaropen mengingatkan, sesuai kesepakatan rapat, kepada pemilik tanah yang sudah pindah tangan, pembayarannya dilakukatn oleh pihak kedua yang memegang sertifikat tanah. Oleh sebab itu, baik pemilik lahan pertama maupun penerima pindah tangan, diharapkan menyetor uang pembukaan blok tersebut langsung ke Balai Kampung Wanggar Sari mulai dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang. Pemilik lahan diharapkan menyetor langsung ke panitia di Balai Kampung dengan menyertakan nomor sertifikat tanah.Ketika menyetor dana pembangunan jalan tanah, bendahara melalui Ketua, Rumaropen meminta agar saat menyerahkan uang pembukaan blok pemukiman baru hendaknya menyertakan juga meterai senilai Rp 6 000. Karena, panitia tidak menyiapkan meterai. (ans)