NABIRE – Jumat, 2 September 2016 (pagi kemarin) ratusan mama-mama pedagang Pasar Sentral Kalibobo menggelar aksi demo damai dan menyampaikan aspirasi kepada pihak pemerintah kabupaten Nabire dengan mendatangi Kantor Bupati di Jalan Merdeka Nabire. Ada beberapa aspirasi yang disampaikan mama-mama pedagang Pasar Kalibobo ini, menyangkut nasib mereka kedepan dan kondisi pasar. Data dan informasi yang dihimpun media ini, sedikitnya ada 4 poin penting yang disampaikan mama-mama pedagang ini, diantaranya menyangkut permintaan untuk segera tindakan tegas atau minta dibongkarnya tempat-tempat jualan (pasar) liar yang ada dipingiran jalan kota Nabire khususnya. Alasan mereka, lantaran dengan adanya pasar-pasar yang tidak jelas dan tidak memberikan kontribusi ke daerah itu, juga membuat pendapatan mereka (pedagang Pasar Kalibobo) ini ketika berdagang berkurang. Selain itu, mereka juga mengklaim selama ini mereka membayar retribusi, sementara yang lainnya tidak.Selain penertiban pasar tersebut, mama-mama pedagang yang datang dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Maksud dan tujuan demo damai para pedagang pasar central Kalibobo’ minta keadilan ini juga menuntut tempat penjualan yang layak dan diatur baik. Selanjutnya mereka juga meminta, penertiban pembuangan sampah di areal Pasar Sentral Kalibobo Nabire dan pembuatan kamar kecil/mandi atau WC umum dan terkait perbaikan jalan dalam Pasar Kalibobo yang mengalami kerusakan.* Aspirasi Pedagangan akan Dikoordinasikan ke Intansi Teknis Menanggapi aspirasi yang disampaikan mama-mama pedagang Pasar Kalibobo ini, Wakil Bupati Amirullah Hasyim, SIP.,MM, berjanji akan berkoordinasikan dengan Bupati Nabire melalui instansi teknis dan terkait. Dikatakan Wabup Amir, apa yang disampaikan para pedagang ini kita akan perhatikan, namun demikian apa yang disampaikan mama-mama pedagang ini jauh hari sudah sempat disidangkan atau dibahas bersama DPRD Nabire. Masalah pasar dan sampah ini tentunya, kita akan koordinasi dan perhatikan melalui instansi yang ada. Tetapi terkait permintaan pembongkaran pasar-pasar yang dimaksud, dirinya selaku Wakil Bupati Nabire tidak akan langsung melakukan dan mengambil tindakan, namun tentunya akan koordinasi dengan pihak maupun instansi terkait. “Kami sambut baik aspirasi yang disampaikan ini dan pemerintah siap mendukung aksi ini, namun terkait pembongkaran perlu adanya koordinasi dengan para pelaku pasar liar itu dan juga terkait pembangunan Pasar Kalibobo, dalam waktu dekat akan dilaksankan pembangunan, dan soal WC umum akan diperhatikan pula,” terangnya.(wan)