Mahasiswa Nabire Kota Studi Jayapura Demo Tuntut Pembangunan Asrama
NABIRE – Mahasiswa asal dari Kabupaten Nabire yang sedang menimba ilmu di Kota Studi Jayapura, menggelar aksi demo damai ke Kantor DPRD Nabire, Senin (11/7/22) kemarin. Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa/I Nabire (IPMN) se-Kota Studi Jayapura, Tim Peduli Tahun 2022, meminta pertanggungjawaban kepada Pemerintah Kabupaten Nabire terkait soal pembangunan tiga asrama di Jayapura, dan soal bantuan akhir studi.

NABIRE – Mahasiswa asal dari Kabupaten Nabire yang sedang menimba ilmu di Kota Studi Jayapura, menggelar aksi demo damai ke Kantor DPRD Nabire, Senin (11/7/22) kemarin. Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa/I Nabire (IPMN) se-Kota Studi Jayapura, Tim Peduli Tahun 2022, meminta pertanggungjawaban kepada Pemerintah Kabupaten Nabire terkait soal pembangunan tiga asrama di Jayapura, dan soal bantuan akhir studi.
Puluhan mahasiswa datang ke kantor waktil rakyat dengan membawa spanduk dan selebaran yang disebar di lokasi aksi di halaman Kantor DPRD Nabire. Setibanya di Kantor Dewan, para mahasiswa melalui perwakilannya menyampaikan orasi tuntutan mereka. Terlihat Wakil Ketua II DPRD Nabire, M. Iskandar dan sejumlah anggota DPRD Nabire lainnya, menemui para mahasiswa. Sejumlah apparat kepolisian juga turut hadir mengamankan jalannya aksi demo damai tersebut.
Pantuan Papuapos Nabire di lokasi aksi, satu per satu perwakilan mahasiswa menyampaikan orasinya. Mereka menuntut agar pemerintah daerah segera membangun tiga asrama di Kota Studi Jayapura yang saat ini kondisinya sudah tidak layak untuk dihuni. Ketika asrama itu, masing-masing asrama putra di Kamkei Abepura, asrama putra di Padang Bulan dan asrama putri di Perumnas I Waena, kondisinya sama-sama memprihatinkan. Penghuni asrama-asrama itu mengeluh dengan kondisi yang ada hingga saat ini. Sehingga para mahasiswa yang sementara sedang berada di Nabire, mengambil langkah untuk menggelar aksi agar ketiga asrama itu segera dibangun kembali.
Wakil Ketua II DPRD Nabire, M. Iskandar di depan para mahasiswa mengatakan, pihaknya akan mengkawal agar di tahun 2022 ini benar-benar terwujud, asrama dibangun.
“Tidak hanya janji, tapi harus ada bukti. Kami pemerintah dan DPRD memperhatikan adik-adik mahasiswa. Kami pemerintah dan DPRD tidak buta, kami tidak tutup telinga tetap memperhatikan dan merasakan apa yang adik-adik rasakan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, DPRD Nabire akan siap mengkawal soal pembangunan asrama mahasiswa di Jayapura. Namun pesan bupati, jika nanti asrama sudah dibangun, agar asrama dijaga dengan baik, dan siapa yang berhak tinggal di asrama juga harus diatur dengan baik.
Apa yang disampaikan Wakil Ketua II DPRD Nabire ini juga merupakan hasil koordinasi melalui sambungan telepon dengan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si yang saat itu belum berkesempatan menemui mahasiswa lantaran masih ada tugas lain.
Namun akhirnya Bupati Mesak Magai menyampaikan jika dirinya akan hadir dan menemui para mahasiswa yang sedang menggelar aksi di Kantor DPRD Nabire. Mendengar akan hadirnya orang nomor satu di Kabupaten Nabire, para mahasiswa menyambut baik dan menunggu kehadirannya. Terlihat perwakilan mahasiswa kembali melakukan orasi sambil menunggu kedatangan Bupati Nabire di lokasi aksi. (ros)
Bagikan artikel ini



