NABIRE - Dalam debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Pasangan Calon (Paslon) nomor satu, Martinus Adii-Agus Suprayitno yang dikenal dengan sebutan MAAS, menjanjikan Nabire menjadi kota paling aman. 

Menurutnya, dalam menjalankan aktifitasnya, masyarakat berhak mendapatkan rasa aman.

Menjawab pertanyaan panelis tentang langkah apa yang akan dilakukan untuk menciptakan keamanan, Martinus mengatakan, akan merangkul semua golongan dengan melibatkan ketua paguyuban, tokoh pemuda dan tokoh agama untuk bersinergi menjaga lingkungan dan keamanan.

Selain itu, hadirnya pos-pos terpadu yang terdiri dari polisi, tentara dan tokoh masyarakat, akan ditempatkan pada lokasi rawan kriminal.

MAAS bertujuan menciptakan masyarakat aman, adil, sejahtera. Menurutnya, sebelum mencapai adil dan sejahtera, masyarakat harus mendapatkan rasa aman.

Pemerintah harus menjamin keamanan rakyat dalam menjalankan aktivitasnya, sesuai dengan tujuan demokrasi memberikan kebebasan kepada rakyat dalam berpendapat, berekpresi dan berpartisipasi dalam pemerintahan.

Ditanya langkah apa yang akan dilakukan Paslon nomor satu tentang terciptanya kerukunan dan kesatuan di Nabire, Cabup Martinus akan mengajak semua elemen dan tidak membedakan agama, kelompok dan golongan. Menerapkan toleransi dan mendahulukan kepentingan bersama.

Masalah pendidikan, Martinus berpendapat kesejahteraan guru harus diperhatikan. Menurutnya, tidak mungkin seorang guru akan mengajar secara maksimal, kalau kesejahteraannya masih bermasalah. Saat ini, masih ada anak sekolah yang tidak mendapatkan pelajaran karena ketidakhadiran guru.

Masih dalam debat publik tersebut, Calon Wakil Bupati Kabupaten Nabire nomor urut satu, Agus Suprayitno menyampaikan, selain program seratus juta per RT, pasangan MAAS juga menawarkan program seribu satu CTTV.

"Setiap RT bisa mengelola dana tersebut untuk membangun lingkungan dan keamanan. Sedangkan CTTV bisa membantu pihak keamanan untuk menjadi alat bukti dalam mengungkap kasus," kata Agus.(muh/sam)