NABIRE – Luar biasa, mungkin satu sebutan yang layak diberikan kepada Kabupaten Nabire selaku tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVII tingkat Provinsi Papua. Ungkapan ini patut diberikan, lantaran selain sukses dalam pelaksanaan juga sukses prestasi dengan menyabet juara umum penyelenggara MTQ yang diikuti 20 kabupaten/kota se Papua. Namun demikian, terkait apakah sukses pertanggungjawaban dalam atau soal pendanaan belum diketahui secara pasti. Semoga saja ajang di bidang keagamaan tahun anggaran 2018 yang dihelat kurang lebih selama sepekan ini sukses dalam tiga hal, yang digadang-gadang sebelumnya oleh pihak panitia penyelenggara. Secara umum, menurut kaca mata media ini pelaksanaan MTQ ke-27 Provinsi Papua tahun 2018 telah berakhir, semenjak digelar dari tanggal 2 hingga 7 Mei 2018 kemarin dan telah resmi ditutup pelaksanaannya oleh Sekda Papua, Heri Dosinaen Senin malam kemarin. Pelaksanaan MTQ di Nabire banyak mendapat apresiasi baik dari warga Nabire sendiri maupun warga dari luar Nabire atau kontingen MTQ kabupaten/kota lainnya di Papua. Selain sukses dalam pelaksanaan, kabupaten Nabire juga mencatatkan diri sukses dalam prestasi dengan tampil sebagai juara umum. Suksesnya pelaksanaan dan raihan prestasi ini patut dibanggakan, mengingat kontingen Nabire telah mempersiapkan diri semaksimal mungkin jauh-jauh hari sebelumnya baik dalam persiapan pelaksanaan maupun persiapan para kafilah yang diutus. Pujian pun datang dari berbagai pihak, seperti Pejabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo yang membuka pelaksaaan MTQ serta Sekda Papua Heri Dosinaen yang menutupnya. Keduanya mengapresiasi pelaksanaan MTQ di Nabire sebagai wujud toleransi dan persaudaraan dari keberagaman warga Nabire. Karena pelaksanaan MTQ ke 27 di Nabire bukan hanya didukung umat muslim namun warga non muslim pun turut mendukung suksesnya MTQ tersebut. (wan)