Long March Penyampaian Aspirasi Rakyat Dikawal TNI/Polri, Kepala Suku Meepago Beri Apresiasi

NABIRE - Kegiatan long march penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh rakyat pada Senin, (27/4/26) kemarin, dari titik kumpul Pasar Karang Tumaritis Nabire menuju Kantor DPR Provinsi Papua Tengah mendapatkan pengawalan dari aparat TNI dan pihak kepolisian, sehingga aksi konvoi tersebut terlihat berjalan dengan aman dan damai.
Dari hasil long march penyampaian aspirasi rakyat itu berjalan dengan aman, tertib dan damai. Untuk itu, selaku Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, SH, memberikan apresiasi yang setinggi–tingginya kepada pihak aparat TNI dan Polri yang sangat antusias memberikan pengawalan.
Selaku kepala suku yang turut hadir memantau jalannya long march menilai bahwa kegiatan longmarch tersebut dapat berjalan dengan tertib dan penuh tanggung jawab serta dapat mencerminkan sinergi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat.
Sehingga selaku kepala suku besar Wilayah Meepago menegaskan kehadiran TNI/Polri dalam mengawal jalannya aksi ini menjadi bukti nyata dan komitmen negara dalam menjamin kebebasan berpendapat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tanah Papua Tengah serta secara khusus di wilayah adat Meepago.
Demikian bunyi siaran pers yang dikirim Melkias Keiya, SH, via WA, kepada Papuapos Nabire, Selasa (28/4) kemarin seraya menambahkan, keamanan di wilayah Papua Tengah menjadi tanggung jawab Bersama. Untuk itu, marilah saling menghormati satu sama lain dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Dan setelah pelaksanaan long march, seluruh aspirasi masyarakat yang telah dirumuskan dalam bentuk pernyataan secara resmi diserahkan langsung kepada Ketua DPR Provinsi Papua Tengah, Delius Tabuni sebagai repsentasi lembaga legislatif untuk menindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kegiatan konvoi long march penyampaian aspirasi rakyat pada Senin kemarin adalah langkah demokratis yang patut dihargai bersama. Di mana aspirasi telah disampaikan dengan damai dan selanjutnya selaku kepala suku berharap aspirasi itu dapat ditindaklanjuti secara bijaksana demi kepentingan masyarakat luas,” tulisnya.
Untuk itu, dengan semangat konvoi long march dinilai dapat berjalan dengan kondusif, sehingga diharapkan semangat persatuan, kedewasaan demokrasi serta komitmen menjaga kedamaian terus terpelihara di seluruh tanah besar Papua, dengan tidak membedakan agama, suku dan budaya di rumah kita Papua Tengah. (des)
Bagikan artikel ini



