Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Berpola Asrama Sudah Diukur
DEIYAI - Pemerintah Daerah Deiyai berencana akan membangun sekolah rakyat berpola asrama di Waghete, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah. Lokasi untuk pembangunan gedung sekolah rakyat ini, telah disediakan di Kampung Ikiyaouwo, Distrik Tigi, dengan ukuran seluas 300×300 lebih.

DEIYAI - Pemerintah Daerah Deiyai berencana akan membangun sekolah rakyat berpola asrama di Waghete, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah. Lokasi untuk pembangunan gedung sekolah rakyat ini, telah disediakan di Kampung Ikiyaouwo, Distrik Tigi, dengan ukuran seluas 300×300 lebih.
Ukuran tersebut, berdasarkan hasil kesepakatan bersama keluarga, warga bersama pemilik hak ulayat, yang juga Kepala Kampung Ikiyaouwo, Titus Ikomou.
Sesuai ukuran yang telah disepakati bersama, pemilik hak ulayat tanah, Thitus Ikomou bersama warga setempat, Kepala Distrik Tigi, Andres Mote, Asisten I Setda Deiyai, Simon Mote, S.STP, Kadis Perindag, Bruno Mote serta sebagian warga setempat, pada 9 Mei 2025 dan telah dilakukan pengukuran lokasi bangunanya sambil menunggu tahapan selanjutnya dari pemerintah daerah dengan pemilik hak ulayat.
Lokasi sekolah rakyat yang akan dibangun, satu kompleks dengan Kantor Kampung Ikiyauwo, dekat dengan Kantor Kampung Ikiyaouwo juga.
Hasil pengukuran lokasi, telah disampaikan ke Bupati Deiyai, untuk menunggu proses tahapan selanjutnya guna segera dibangun sekolah rakyat, yang juga merupakan salah satu program pemerintah pusat melalui kementerian terkaitnya.
Asisten I Setda Deiyai, Simon Mote, didampingi, Bruno Mote bersama pemilik hak ulayat, Thitus Ikomou dan Kepala Distrik Tigi, usai melakukan pengukuran lokasi rencana pembangunan sekolah rakyat, menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pemilik hak ulayat bersama warganya, yang telah menyepakati bersama untuk memberikan lokasi pembangunan sekolah rakyat di Ikiyauwo.
"Kami atas nama Pemerintah Deiyai, menyampaikan terima kasih kepada warga dan pemilik hak ulayat, atas memberikan lokasi dengan ukuran yang cukup luas untuk dibangun sekolah rakyat," katanya.
Lanjutnya, pengukuran lokasi yang dilakukan merupakan tahapan awal, masih beberapa tahapan selanjutanya, salah satu diantaranya, soal penyelesaian lokasi dan pengukuran lokasi dari kantor pertanahan dan tahapan lanjutan lainnya.
“Dalam proses pembangunan sekolah rakyat ini, kami sangat mengharapkan partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak terkait dan komponen masyarakat dan warga sendiri, agar dalam proses ini dapat berjalan lancar untuk segera terjawab, terutama segera dibangun sekolah tersebut,” tandasnya.(hbb)
Bagikan artikel ini



