NABIRE - Sabtu (23/10/21) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd secara resmi menutup kegiatan Literasi Baca Tulis bagi 7 Kepala Sekolah dan 56 peserta yang terdiri dari 7 sekolah.

Kegiatan literasi baca tulis ini merupakan salah satu program dari UNICEF yang bekerja sama dengan Yayasan Rumsram Biak yang berlangsung selama satu minggu.

Dalam sambutan penutupan kegiatan Literasi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire mengatakan, literasi baca tulis yang telah diikuti selama satu minggu diharapkan menjadi bekal dalam kemajuan pendidikan pada sekolah dasar.

Untuk itu kepada 7 kepala sekolah diharapkan menjadi fasilitator yang baik bersama dewan guru dapat menerapkan apa yang telah diterima selama satu minggu dari para fasilitator atau penyaji materi. Karena berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, tercatat pada saat ini untuk pertamakalinya dilaksanakan kegiatan pelatihan bagi para kepala sekolah dan para guru SD.

Dengan demikian diharapkan kedepannya, tidak ada murid SD yang lulus ujian tetapi tidak bisa membaca. Untuk itu para guru harus melaksanakan apa yang telah didapat dengan hati nurani bagi semua peserta didik.

“Sangat sedih jika kita renungkan perjalanan pendidikan di saat pandemi Covid-19, banyak murid yang ditemukan lulus SD tetapi masih eja dalam membaca, sementara kini kita berada di zaman modern,“ tuturnya.

Untuk itu dirinya mengajak guru kembali melihat perjalanan pendidikan. Agar tidak ada lagi kemerosotan dengan menghasilkan lulusan yang tidak bisa membaca. Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan baca tulis bagi kepala sekolah dan dewan guru dapat menjadi berkat bagi anak-anak didik di masa mendatang.

Dengan demikian semua materi harus diterapkan di 7 SD, dan jangan hanya bagi murid. Tetapi juga dilaksanakan bagi keluarga dan di lingkungan masyarakat luas.

Untuk itu selaku kepala dinas meminta kepada semua kepala sekolah dan guru agar kita berikan tenaga, waktu dan pikiran yang ada pada kita demi kemajuan pendidikan di daerah ini. (des)