Listrik Pembuka Jendela Peradaban, Pendorong Ekonomi Kesehatan dan Pendidikan
NABIRE - Dalam sambutan tertulis Bupati Nabire pada acara ‘Launching Listrik Desa’ di Kampung Unipo Ibukota Distrik Siriwo, Sel
Bagikan
NABIRE - Dalam sambutan tertulis Bupati Nabire pada acara ‘Launching Listrik Desa’ di Kampung
Unipo Ibukota Distrik Siriwo, Selasa (7/11), Bupati Isaias Douw mengatakan,
pendekatan pembangunan yang dilakukan adalah dengan pemenuhan kebutuhan dasar
bagi masyarakat, antara lain sandang, pangan, air bersih, listrik dan
infrastruktur serta transportasi. Dan salah satunya adalah listrik yang memiliki fungsi dan manfaat yang sangat besar sebagai
‘Pembuka Jendela Peradaban, Pendorong dalam Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan.
Untuk itu, patutlah masyarakat Siriwo dan kita semua bersyukur dan berterima
kasih, karena kita bisa dapat melaksanakan launching listrik desa yang akan
memberikan penerangan bagi masyarakat Distrik Siriwo. Sehingga semoga apa yang kita sama-sama saksikan di hari ini merupakan buah yang baik dan
menjadi jawaban atas permasalahan yang dihadapi masyarakat Distrik Siriwo dan
kita pula berharap dengan beroperasinya listrik desa ini dapat memberikan
dampak yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada di Siriwo khususnya. Perlu diketahui oleh masyarakat Distrk Siriwo, bahwa Pembangunan Listrik Desa menjadi kebutuhan
yang sangat penting bagi masyarakat, karena dengan adanya penerangan listrik di
malam hari anak-anak bisa dapat belajar dengan baik, keamanan di lingkungan
masing-masing semakin terjaga dengan baik. Untuk itu, selaku Bupati Nabire meminta agar adanya peningkatan kerja sama dan koordinasi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan pihak PT PLN Rayon Nabire agar listrik
desa ini terus memberikan manfaat dalam jangka waktu yang lama dan sebagai
pelanggan juga memiliki kewajiban untuk membayar tagihan rekening listrik
setiap bulan agar listrik ini tetap menyala. Dan selaku Bupati Nabire bersama masyarakat memberikan apresiasi kepada pihak PT PLN atas
percepatan pembangunan listrik desa di Provinsi Papua yang telah dimulai dari
tahun 2016 lalu hingga 2020 mendatang, kirannya dapat terselesaikan sesuai
dengan target dan waktu yang telah ditentukan, sehingga nantinya desa-desa di
Papua memiliki layanan listrik desa.(des)
Bagikan artikel ini



