Listrik Moanemani 24 Jam, Kigamani Mapia Menyusul
DOGIYAI - Pada perayaan 17 Agustus 2017 kemarin, pelayanan lampu (listrik) sekitar kota Moanemani biasanya menyalah 12 jam. PT PLN Jay
Bagikan
DOGIYAI - Pada perayaan 17 Agustus 2017 kemarin, pelayanan lampu (listrik) sekitar kota Moanemani biasanya menyalah 12 jam. PT PLN Jayapura berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai sebagai kado perayaan 17 Agustus sehingga listrik nyala 24 jam, meskipun kadang kurang normal. Selama ini menjadi kerinduan warga listrik daerah Meuwodide itu. Petugas lapangan sementara belum mengetahui berapa satuan sambungan yang telah terpasang atau dikerjakan. Selain kota Moanemani sudah mulai terpasang tiang dan kabel, Kampung Kigamani, Idadagi dan Bomomani, Kamu Dogiyai, Kamu Utara sudah terpasang listrik hingga masuk ke rumah warga. Sedangkan untuk Kampung Idadagi, Denemani, Kigamani dan Bomomani tidak lama akan menikmati lampu. Warga masyarakat meuwodide sudah bisa menikmati penerangan lampu. Upaya pemerintah adanya Kabupaten Dogiyai mulai pemerintah harus ada perubahannya. “Pembangunan dasar pendidikan kesehatan termasuk bidang penerangan ini sudah makan tahun, kami masyarakat tidak menikmati penerangan, maka pada kesempatan ini kami mau sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai bahwa warga sudah bisa menikmati lampu listrik,” kata Kepala Suku Mee Germanus Goo, kepada media ini beberapa waktu lalu di Moanemani. Adanya jalan raya yang dibangun pemerintah dan swasta sehingga di daerah meuwodide sudah masuk kendaraan. Warga sudah boleh naik turun dari pedalaman atau bisa ke kota dan sebaliknya. Pasti kedepan akses jalan pasar lampu sudah bisa dinikmati warga. “Pasti kedepan ada perubahannya,” ujar Germanus. Dia berharap juga kedepan, kampung-kampung yang berada di pinggiran jalan besar entah di wilayah Kamu sekitarnya, termasuk Mapia bisa menikmati penerangan. Ketua Dewan Adat wilayah Dogiyai ini, meminta masyarakat mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai. “Bupati kita sedang berupaya, Dogiyai kedepan ada perubahan. Kami siap mendukung visi dan misi Bupati Dogiyai. Meuwodide ini dulunya sangat aman, namun jaman kita ini banyak juga yang melanggar seakan-akan sudah tidak aman lagi. Daerah yang tadinya jauh kini sudah dekat, yang dulunya gelap sudah menjadi terang. Hal itu harus dipahami oleh masyarakat kita,” harap dan ungkapnya panjang lebar. Pemerintah sudah merencanakan jalan keliling Kamu pada tahun 2018 semesti selesai tahap timbunan, sedangkan jalan lingkat Mapia akan diupayakan di tahun 2019. Dalam program pemerintah itu kembali usul Germanus Goo sepanjang jalan daerah. Kamu dan Mapia (Kamapi) ini terpasang jaringan listrik supaya warga menikmati lampu. Supaya daerah meudodide ini juga malam hari menjadi terang,” pungkasnya Germanus Doo. (don)
Bagikan artikel ini



