Lewat SSH, SD Negeri/Inpres Nifasi Punya Masa Depan Lebih Baik

NABIRE - Dalam kunjungan kru Papuapos TV Nabire, Senin (27/7/2026) di SD Negeri/Inpres Nifasi guna melihat sejauhmana perkembangan SD tersebut usai ditetapkan sebagai salah satu Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Kabupaten Nabire, Distrik Makimi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Dalam kunjungan tersebut kru Papuapos TV langsung disapa oleh Kepala SD Negeri/Inpres Nifasi, Yan Hendrik Ruatakurei, S.Pd,Gr dan beberapa orang guru serta 3 guru pendamping SSH yang ditugaskan di SD Negeri/Inpres Nifasi.
Pada kunjungan tersebut kru Papuapos TV langsung mewawancarai Kepala SD Negeri/Inpres dan salah seorang guru pendamping SSH, Florentina Rafasi dan keduanya menyampaikan, dalam perjalanan delapan bulan SSH di SD tersebut, saat ini menuju tahap baik dan ke depan akan diupayakan agar menjadi lebih baik.
Karena dalam perjalanan selama 8 bulan SSH di SDN/Inpres Nifasi dapat dikatakan ada peningkatan, lantaran didukung dengan adanya tambahan tenaga pengajar (guru) yang ditugaskan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah sebagai tenaga guru SSH, sehingga tidak mengalami kekurangan tenaga guru.

Untuk itu, dengan adanya tambahan tenaga guru dari program SSH, telah terlihat adanya peningkatan. “Kami selaku kepala sekolah bersama seluruh dewan guru termasuk para tenaga guru SSH telah berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan yang ada di SD Negeri/Inpres Nifasi agar lebih baik lagi,” terang Yan Hendrik.
Sebab dalam pendalaman materi pembelajaran, secara khusus bagi tiga kelas awal, yaitu kelas I, II dan III lebih difokuskan pada pembelajaran materi Membaca, Menghitung dan Menulis (3M) agar pada kelas IV, V dan VI lebih pada pendalaman materi pelajaran sesuai dengan ketentuan kurikulum yang berlaku.
Sementara pada pembentukan karakter peserta didik, diajarkan lebih awal untuk saling memberikan Salam, Sapa dan Senyum (S3) dan sebelum masuk kelas semua murid diajarkan untuk mencuci tangan, berdoa dan makan pagi barulah dilanjutkan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masing-masing kelas oleh guru kelas.

Dan untuk SD Negeri/Inpres Nifasi, pembelajaran biasa berakhir pada pukul 12.00 WIT, selanjutnya proses KBM ditangani langsung oleh para guru pendamping SSH hingga pukul 16.00 WIT, sehingga dalam proses KBM di SD Negeri/Inpres Nifasi sebagai SSH, peserta didik diberikan makan pagi, makan siang dan sore hari sebelum pulang hanya diberikan snack. (des)
Bagikan artikel ini



