Lewat Demokrasi Langsung, SMPN 4 Gelar Pemilihan Ketua OSIS
NABIRE - Pendidikan formal dan non formal sama–sama mempunyai tujuan untuk membentuk karakter dan mentalitas manusia, bagi mereka yang mau jujur dan setia serta aktif mengikutinya dengan rajin dan penuh rasa tanggung jawab untuk mengikuti proses pendidikan itu hingga tuntas
Bagikan
NABIRE - Pendidikan formal dan non formal sama–sama mempunyai tujuan untuk membentuk karakter dan mentalitas manusia, bagi mereka yang mau jujur dan setia serta aktif mengikutinya dengan rajin dan penuh rasa tanggung jawab untuk mengikuti proses pendidikan itu hingga tuntas dari awal sampai akhir dengan baik.
Untuk itu, pada Jumat (23/9) dengan sistim demokrasi langsung para guru mengajar murid SMP Negeri 4 Nabire untuk melakukan pemilihan jabatan Ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS), dimana pada lima orang pasangan calon ketua OSIS, para murid langsung berbaris di kandidat calon ketua OSIS masing–masing dan langsung dilakukan perhitungan suara.Sehinga dari 5 orang pasangan calon kandidat ketua OSIS itu, ada satu pasangan calon yang berhasil meraih suara mutlak. Dimana dari 561 murid SMPN 4 Nabire yang mengikuti pemilihan, salah satu pasangan calon ketua OSIS berhasil meraih suara sebanyak 450 suara. Dengan demikian dianggap menang mutlak, karena suara yang diraih telah melebihi ketentuan dan pemilihan kandidat ketua OSIS SMP N 4 Nabire hanya dilakukan untuk satu putaran saja.Demikian dikatakan Kepala SMP N 4 Nabire H. Siswandi,S.Pd..M.Pd, kepada Papuapso Nabire, Sabtu (24/9) lalu seraya menambahkan, proses demokrasi yang bernilai dan berkaitan dengan pendidikan sangat penting untuk diperkenalkan kepada anak-anak peserta didik sesuai dengan kebutuhan pendidikan di sekolah masing-masing agar anak dapat memahaminya secara baik dan benar. Lanjut Siswandi, setelah dilakukan pemilihan ketua OSIS terpilih, maka pada tanggal 3 Oktober atau bulan depan akan dilakukan pelantikan Badan Pengurus OSIS dalam upacara resmi, dimana ketua OSIS lama dan ketua OSIS baru atau terpilih akan melakukan serah terima jabatan yang ditandai dengan penyerahan bendera OSIS serta laporan tertulis lainnya secara administrasi.Untuk itu, dengan proses pemilihan jabatan ketua OSIS di SMP N 4 Nabire akan digiring pada pendidikan demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung agar anak diarahkan untuk lebih mengenal nilai–nilai demokrasi yang ada di negara kita, tentunya tidak terlepas dari pengetahuan yang diberikan bagi semua peserta didik.Dari proses penjaringan calon hingga penentuan akhir, telah didapat 5 orang calon kandidat ketua OSIS untuk itu pihak panitia penjaringan dan pendaftaran memberikan kesempatan kepada 5 orang kandidat untuk berkampanye dari kelas–kelas untuk menyampaikan visi dan misi serta pada waktu pemilihan ada pula kesempatan bagi para calon untuk kembali berorasi dan selanjutnya dilakukan pemilihan ketua OSIS SMP N 4 Nabire secara demokrasi.(des)
Bagikan artikel ini



