Langka Cepat Tim Medis Covid-19 Nabire, Tracking 224 Orang : 6 Reaktif 218 Orang Tak Reaktif
NABIRE - Usai Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP remi mengumumkan adanya 13 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinyatakan positif Covid-19 ber
Bagikan
NABIRE - Usai Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP remi mengumumkan adanya 13 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test PCR (Polymerase Chain Reaction) di Laboratorium Kesesehatan Daerah Provinsi Papua, Selasa (28/4/20) pekan ini. Tak menunggu lama, Rabu (29/4/20), betempat Gedung Guest House Nabire, Tim Medis Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) kabupaten segera mengambil langkah cepat melakukan tracking terhadap 224 orang yang diduga telah melakukan kontak langsung dengan 13 pasien positif Covid-19 tersebut. Upaya ini dilakukan guna mendeteksi adanya kemungkinan penularan Covid-19 dari 13 pasien positif Covid-19 terhadap orang-orang yang pernah berkontak langsung. Setelah mentracking 224 orang melalui rapid test, ternyata Tim Medis menemukan 6 reaktif dan 218 orang tak reaktif. "Iya itu sudah kita lakukan tracking. Ada 224 orang yang kita jaring untuk mengikuti pemeriksaan rapid test. Untuk hasilnya 6 reaktif dan 218 lainya non reaktif,” jelas Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori, M.Kes, Rabu (29/4/20). Dijelaskan dr. Sayori, dari 6 orang yang reaktif, terdiri dari anak dan dewasa. Perikasaan selanjutnya pihaknya akan mengatur waktu untuk mengambil sampel lendir melalui tes wab mengunakan alat Virus Teranver Media (VTM). “Tentunya dalam waktu dekat kami tim gugus covid-19 kabupaten akan mengatur waktu untuk mengambil sampel lendir melalui test swab terhadap ke 6 orang yang sudah reaktif ini,” tutur dr. Sayori. Tidak terhenti disitu, dr. Sayori mengaku, pihaknya akan mentracking untuk mengikuti rapid test pada sepekan mendatang kepada orang-orang yang berhungan langsung dengan 6 orang yang dinyatakan reaktit tersebut. “Minggu depan kami juga berencana akan melakukan rapid tes kepada orang-orang yang berhubungan langsung dengan ke 6 orang yang rekatif tadi,” tukasnya. Untuk diketahui reaktif hasil rapid tes, belum tentu positif covid-19. Sesusui protab kesehatan seorang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 harus melalu swab test PCR (Polymerase Chain Reaction) di laboratorium. (eby)
Bagikan artikel ini



