NABIRE - Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kabupaten Nabire, Deni Herman Laturiuw, S.PdK., M.Pd., Kepada Papuapos Nabire, Selasa (14/04/2026) menjelaskan, dalam rangka membangun kesadaran lingkungan, mengedukasi anggota Pramuka dan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta memungut sampah tanpa disuruh.

“Selain itu, aksi ini juga bertujuan untuk menanamkan karakter peduli, disiplin dan sinergi bersama pemerintah dalam mengatasi masalah sampah di Kabupaten Nabire, maka dalam waktu dekat Kwarran Nabire, akan menggelar aksi bersih sampah di sejumlah lokasi di Kota Nabire, sebagai bagian untuk menunjukan bahwa Pramuka hingga kini masih tetap eksis,” ungkapnya.

Menurutnya, aksi bersih sampah ini merupakan salah satu program Kwarran Nabire, disamping sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan, di antaranya Kema Aksara 2026 dan Raimuna Ranting serta sejumalah program lainnya yang akan dilaksanakan di tahun 2026 ini.

“Keterlibatan Pramuka dalam aksi bersih-bersih lingkungan lahir dari keprihatinan terhadap kondisi alam yang semakin tercemar, banyaknya sampah di ruang publik, sehingga mendorong Pramuka untuk turun langsung dan menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui aksi bersih sampah, Kwarran Nabire berharap dapat membangun kesadaran masyarakat bahwa sampah bukan sekedar limbah, melainkan persoalan bersama yang harus ditangani dengan kepedulian.

"Kami mengajak semua pihak, terlebih khusus generasi muda di satuan pendidikan di Nabire, untuk ikut mengambil bagian dalam aksi yang akan dilaksanakan oleh Kwarran Nabire dan tidak menutup mata terhadap sampah, serta bersama-sama menjaga lingkungan demi masa depan generasi penerus,” tutup Deni Laturiuw.(agustinus)