NABIRE - Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Nabire, Chepy Karubuy dalam keteranganya kepada Papuapos Nabire, Rabu (20/05/2026) menegaskan, Pramuka telah lama menjadi bagian integral dari pembentukan karakter di Indonesia sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang wajib di sekolah dasar. Pramuka memegang peran krusial dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri dan berjiwa sosial.

“Kwarcab Nabire bersama Kwratir Ranting (Kwarran) Distrik Makimi dan Distrik Nabire dalam waktu dekat akan menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD), hingga saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis dari pihak terkait,” ujar Chepy.

Ia menjelasakan, Kwarcab Nabire bersama Kwartir Ranting (Kwarran) Distrik Makimi dan Distrik Nabire akan melaksanakan KMD bagi Pembina Pramuka, sehingga diharapkan peran serta seluruh pengurus untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini.

“KMD ini adalah pelatihan wajib bagi calon pembina Pramuka untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman praktis dalam membina satuan (Siaga, Penggalang, Penegak atau Pandega),” ucap Karabuy.

Selain itu, juga bertujuan untuk mencetak pembina berkualitas yang berkarakter, mandiri dan berjiwa kepemimpinan. Dengan memberikan bekal dasar tentang pendidikan kepramukaan, metode, membinan serta pengelolaan gugus depan.

“KMD ini merupakan langkah pertama dalam jenjang kepelatihan pembina sebelum melanjutkan ke Kursus Mahir Lanjutan atau KML,” ungkapnya.

Menurutnya untuk merespon kemajuan zaman, dinamika perkembangan zaman menuntut Pramuka untuk senantiasa mempertahanakan eksistensinya dengan tetap memegang teguh pada Satya dan Darma Pramuka.

“Pelatihan dan pendidikan yang diselenggarakan secara berkala dan berkelanjutan di setiap tingkatannya memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter generasi penerus bangsa,” tutup Chepy Karubuy. (agustinus)