NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPRPT) yang membidangi kesehatan, Komisi V diketuai Naomi Kotouki, dengan beberapa anggotanya mengunjungi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah, Kamis (10/07/2025) guna membahas atau mempertanyakan program kerja.

Terlihat ada beberapa pertanyaan menyangkut program kerja dinas yang ditanyakan Ketua Komisi V, Wakil Ketua Komisi V dan anggotanya kepada pihak Dinkes Papua Tengah. 

Naomi Kotouki pada kesempatan ini mengatakan, Komisi V DPRPT mengucapkan banyak terima kasih kepada Sekretaris Dinkes mewakili Kepala Dinkes Provinsi Papua Tengah, walaupun sedang keluar dapat menerima dengan baik. “Kami juga hormati dokter Kayame, kepala bidang, kepala seksi dan jajarannya. Kami mengapresiasi atas penjemputan dan diterima Komisi V DPRPT di sini,” ujarnya.

Dikatakan Naomi, kehadiran mereka ke Dinkes akan membahas menyangkut Tupoksi Komisi V DPR Provinsi Papua Tengah, seperti terkait program kerja dari Dinkes untuk 8 kabupaten yang ada di Papua Tengah, yakni pertama kartu BPJS.

Yang kedua, lanjutnya, soal mahasiswa Kedokteran Universitas Cenderawasih yang sedang terhalang terkait beasiswa bagi, ketiga menyangkut pengadaan obat-obatan di rumah sakit umum kepada Puskesmas-Puskesmas dari 8 kabupaten. 

“Kalau tidak salah lihat memang RSUD Siriwini Nabire menampung pasien dari 8 kabupaten yang ada di Provinsi Papua Tengah selalu mengeluh. Di sini kita melihat pengadaan obat ini sangat penting, karena banyak pasien yang berobat rawat inap maupun rawat jalan ada yang mengeluhkan beli obat di luar,” imbuhnya.

Selain beberapa hal di atas, juga menyangkut Puskesmas. “Kami dewan akan turun dan mengecek kembali soal pelayanan kepada Masyarakat hingga ke Tingkat Pustu yang ada di delapan kabupaten dan soal Puskesmas-Puskemas yang belum diakreditasi harus segera diakreditasi dan melengkapi tenaga dokter dan perawat serta melengkapi sarana fasilitas penunjang kesehatan kepada masyarakat agar dapat berjalan baik,” imbuh Naomi.

Berikut, tujuan kunjungan pihak Komisi V DPRPT juga soal dana Otsus dapat diperuntungkan bagi Orang asli Papua dan dana itu dapat digunakan apa saja. 

Dan kesempatan itu, makili kepala dinas, Plt Sekretaris Dinkes Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, Dr. drg Yohanes Tebai, MH.M.Kes memberikan penjelasan kepada Komisi V DPRPT dan kedua belah pihak saling membahas dengan diskusi bersama.

Usai diskusi Bersama, rombongan bersama seluruh jajaran Dinkes Provinsi Papua Tengah mengunjugi gudang obat-obatan dapat terlihat lengkap, hingga Ketua Komisi V serta rombongan mereka sangat heran dan apresiasi kepada Dinkes Provinsi Papua Tengah hingga akan turun ke Puskesmas-Puskesmas yang ada di 8 kabupaten agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan baik. Setelah itu rombongan akan bertolak menuju RSUD Siriwini Nabire.(modes)