NABIRE - Selaku Penasehat Korpri, Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo melalui Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP, pada puncak perigatan HUT Korpri ke-46 di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire, Rabu (27/11), berpesan kepada seluruh anggota Korpri untuk, ketika berbicara pemberantasan praktek korupsi dan Pungutan Liar (Pungkli), ketika berbicara peningkatan kualitas pelayanan publik, ketika berbicara tentang memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima. Maka sesungguhnya, anggota Korpri berada digaris paling depan perjuangan. Dikatakan, Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global, maka rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disiplin, anggota Korpri yang bertanggung jawab dan anggota Korpri yang berorientasi kerja. “Segera tinggalkan pola pikir masa lalu, seperti egosektoral, mental penguasa, mental koruptif yang hanya terpaku pada formalitas belaka. Fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat, dan kepada masyarakat,” ungkapnya. Menurutnya, setiap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia haruslah menjadi aset bangsa yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukanlah bagian dari masalah bangsa. Artinya, teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa semakin murah, bisa makin cepat, dan bisa makin baik. Hilangkanlah berbagai kendala yang dapat mengurangi produktifitas dan menghambat percepatan laju pembangunan nasional. (cad)